Akurat Logo

Rekomendasi Kanal YouTube dan Aplikasi Belajar Mengaji yang Aman untuk Anak

Lufaefi | 29 September 2026, 11:00 WIB
Rekomendasi Kanal YouTube dan Aplikasi Belajar Mengaji yang Aman untuk Anak
Kanl YouTube Belajar Quran - Istimewa

AKURAT.CO Belajar mengaji tidak lagi harus dilakukan hanya melalui buku Iqra, mushaf, atau pertemuan langsung dengan guru. Perkembangan teknologi membuat anak dapat mengenal huruf hijaiyah, mendengarkan murattal, belajar tajwid, hingga menghafal surat pendek melalui YouTube dan aplikasi di ponsel.

Bagi orang tua, kemudahan tersebut tentu menjadi peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, teknologi dapat membantu anak belajar Al-Qur'an secara lebih menarik. Di sisi lain, tidak semua konten yang muncul di internet sesuai dengan usia anak atau memiliki kualitas pembelajaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, memilih kanal YouTube dan aplikasi belajar mengaji sebaiknya tidak hanya berdasarkan jumlah penonton atau tampilan animasinya. Orang tua juga perlu memperhatikan sumber materi, metode pembelajaran, kesesuaian usia, iklan, tautan eksternal, serta kemungkinan anak berpindah ke konten lain yang tidak berkaitan dengan pembelajaran Al-Qur'an.

Lalu, apa saja yang dapat dipertimbangkan?

Pertama, kanal YouTube pembelajaran Al-Qur'an.

YouTube dapat menjadi media pendamping untuk mengenalkan huruf hijaiyah, makharijul huruf, tajwid, hafalan surat pendek, doa sehari-hari, dan murattal kepada anak.

Namun, orang tua sebaiknya memilih kanal yang memiliki identitas pengelola yang jelas dan materi yang disampaikan oleh pengajar atau lembaga yang kredibel. Jangan menjadikan jumlah subscriber atau jumlah penayangan sebagai satu-satunya ukuran kualitas.

Orang tua juga sebaiknya membuka dan menonton beberapa video terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada anak. Perhatikan apakah penyampaiannya sesuai dengan usia, apakah bacaan Al-Qur'annya benar, dan apakah terdapat iklan atau rekomendasi video lain yang berpotensi membawa anak keluar dari materi pembelajaran.

Kedua, Qur'an Kemenag.

Bagi keluarga di Indonesia, aplikasi dan layanan digital yang dikembangkan Kementerian Agama dapat menjadi salah satu rujukan untuk mendampingi anak berinteraksi dengan Al-Qur'an. Kemenag menyediakan layanan Al-Qur'an Digital melalui ekosistem layanan resminya.

Baca Juga: Doa Sebelum Berangkat Kerja, agar Diberi Rezeki yang Melimpah dan Berkah untuk Keluarga

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Kemenag juga memiliki layanan yang berkaitan dengan tashih dan digitalisasi Al-Qur'an. Salah satu informasi resmi LPMQ menjelaskan bahwa aplikasi Al-Qur'an yang dikembangkan pemerintah dilengkapi terjemah, tafsir, tajwid warna, serta telah melalui proses tashih.

Bagi orang tua, keberadaan sumber resmi seperti ini dapat membantu ketika ingin memastikan teks Al-Qur'an dan terjemahan yang digunakan anak memiliki rujukan yang jelas.

Ketiga, Ngaji.ai.

Ngaji.ai dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran digital Al-Qur'an. Dalam basis data Tanda Tashih LPMQ, Ngaji.ai tercatat sebagai Mushaf Al-Qur'an Digital Ngaji.ai dalam format aplikasi Android dan iOS. Informasi LPMQ mencantumkan penggunaan Rasm Utsmani yang telah disesuaikan dengan ketentuan LPMQ, terjemahan resmi Kementerian Agama, pembelajaran membaca Al-Qur'an secara terstruktur, audio murattal, serta fitur pembelajaran dan pemantauan progres.

Bagi orang tua yang ingin menggunakan aplikasi sebagai pendamping belajar, fitur seperti pembelajaran bertahap dan pemantauan progres dapat membantu membangun rutinitas.

Keempat, Quran.com.

Untuk anak yang sudah mulai mampu membaca Al-Qur'an secara mandiri, Quran.com menyediakan berbagai fitur yang dapat digunakan untuk membaca, mendengarkan, dan mempelajari Al-Qur'an. Platform ini juga menyediakan aplikasi untuk Android dan iOS.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi