Dicopot dari Petugas Haji 2026, Chiki Fawzi Tak Peroleh Penjelasan Konkrit

AKURAT.CO Nama Chiki Fawzi dicoret dari daftar calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026. Keputusan tersebut diterima Chiki secara mendadak dan, menurut pengakuannya, tanpa penjelasan konkret mengenai alasan pencoretan tersebut.
Melalui unggahan di media sosial, putri pasangan Ikang Fawzi dan almarhumah Marissa Haque itu mengungkapkan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Ia menyebut impian menjadi petugas haji telah ia perjuangkan selama beberapa tahun terakhir.
“Impian ini sudah saya perjuangkan cukup lama. Tapi saya belajar bahwa tidak semua usaha selalu berakhir sesuai dengan harapan,” tulis Chiki dalam pernyataannya.
Meski merasa terpukul, Chiki menegaskan dirinya berusaha menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah atas kesempatan yang sempat diberikan kepadanya selama proses seleksi.
Baca Juga: Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji dan CSR BI Belum Ditahan, Ini Alasan KPK
“Saya tetap bersyukur atas kesempatan dan pengalaman yang saya dapatkan. Saya percaya ibadah haji adalah panggilan Allah, bukan semata hasil dari usaha manusia,” lanjutnya.
Chiki juga menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah haji 2026 karena belum dapat mendampingi mereka di Tanah Suci. Ia menyatakan akan tetap bersabar dan menyerahkan seluruh proses tersebut kepada kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah memberikan klarifikasi terkait pencoretan Chiki Fawzi. Kemenhaj menyebut keputusan tersebut didasarkan pada hasil penilaian tim yang berwenang.
“Chiki Fawzi tidak lulus penilaian Tim Kelompok Kerja Pendidikan dan Pelatihan PPIH,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (28/1/2026).
Menurut Kemenhaj, seluruh calon petugas haji wajib mengikuti proses seleksi dan pelatihan dengan standar penilaian tertentu. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar kelulusan maupun pencoretan calon petugas haji.
Baca Juga: BULOG Siapkan Beras Haji 2026, Buka Peluang Ekspor ke Arab Saudi
Meski telah ada klarifikasi resmi, Kemenhaj belum memaparkan secara rinci indikator penilaian apa saja yang menyebabkan Chiki Fawzi dinyatakan tidak lolos. Hal inilah yang kemudian memicu perbincangan publik mengenai transparansi proses seleksi petugas haji.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keterbukaan informasi dalam proses rekrutmen petugas haji, mengingat peran strategis mereka dalam melayani jutaan jemaah di Tanah Suci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










