Akurat

Arab Saudi Umumkan Rencana Operasional Haji 1447 H/2026, Semua Serba Digital

Fajar Rizky Ramadhan | 7 November 2025, 08:00 WIB
Arab Saudi Umumkan Rencana Operasional Haji 1447 H/2026, Semua Serba Digital

AKURAT.CO Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan rencana operasional besar-besaran untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Kebijakan ini disebut sebagai langkah menuju “era baru haji modern” dengan seluruh layanan yang semakin digital, efisien, dan berfokus pada pengalaman spiritual jamaah.

Dilansir dari Al Arabiya, Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan lebih dari 5.000 unit hunian di Makkah serta 600 tenda tambahan di Mina dan Arafah untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.

Program ini menjadi bagian dari strategi transformasi tiga poros: digitalisasi sistem haji, integrasi kelembagaan lintas sektor, dan efisiensi operasional lapangan.

Dalam keterangan resminya, kementerian menyebut telah menyusun 15 program besar dan 60 jalur pelaksanaan yang mencakup seluruh tahapan ibadah haji — mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemulangan jamaah. Setiap titik layanan akan diawasi secara terintegrasi untuk memastikan ketertiban dan keamanan seluruh rangkaian perjalanan.

Baca Juga: Jemaah Haji 2026 Mulai Berangkat 22 April, Wukuf di Arafah 26 Mei

Kunci dari transformasi ini adalah platform Nusuk, aplikasi resmi haji dan umrah yang kini diperluas fungsinya. Melalui Nusuk, jamaah dapat mengatur transportasi, akomodasi, hingga layanan logistik secara digital.

Tahun depan, aplikasi ini akan menghadirkan lebih dari 30 fitur baru, termasuk jalur khusus bagi dunia usaha dan operator penyedia layanan.

Selain itu, pemerintah Saudi juga membangun pusat kendali digital untuk memantau seluruh kegiatan haji secara real-time. Lebih dari 300 panel data akan terpasang di berbagai titik untuk mengawasi indikator kinerja dan kebutuhan logistik lapangan.

Sistem ini dikaitkan dengan unit manajemen risiko dan tanggap darurat yang memungkinkan penanganan cepat terhadap situasi tak terduga di lapangan.

Sebagai upaya memperkuat hubungan dengan pihak swasta, Kementerian Haji dan Umrah juga memperkenalkan model kerja sama baru antara pemerintah dan operator haji. Tujuannya adalah memastikan kepatuhan standar mutu sekaligus mendorong inovasi dalam pelayanan jamaah.

Kementerian menyiapkan 36 pusat “Nusuk Care” di Makkah dan Madinah untuk memberikan panduan langsung, serta lebih dari 300 titik layanan bantuan di sepanjang rute haji.

Dari sisi sumber daya manusia, sebanyak 250.000 petugas dan relawan akan dilibatkan dengan lebih dari 3.000 sesi pelatihan. Sekitar 36.000 relawan diproyeksikan aktif selama musim haji 2026.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa visi besar ini adalah menghadirkan “lompatan kualitas” dalam tata kelola ibadah haji, sejalan dengan Saudi Vision 2030.

“Kami ingin memastikan setiap jamaah mendapatkan pengalaman spiritual yang penuh makna, tanpa terbebani oleh masalah teknis dan logistik,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Al Arabiya.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Pelunasan Biaya Haji 2026 Dimulai 19 November, Haji Khusus 11 November

Dengan sistem digital terintegrasi, pengawasan berbasis data, dan pelatihan SDM besar-besaran, musim haji 1447 H/2026 M diproyeksikan menjadi yang paling modern sepanjang sejarah.

Pemerintah Saudi menegaskan bahwa seluruh perubahan ini berorientasi pada satu tujuan utama: menjadikan ibadah haji lebih tertib, nyaman, dan membawa jamaah pada pengalaman spiritual yang lebih mendalam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.