Ini yang Dilakukan Nabi saat Melihat Gerhana Bulan Total, Banyak Tidak Diketahui Umat Islam!

AKURAT.CO Fenomena gerhana bulan total sering kali memunculkan rasa kagum sekaligus penasaran. Di langit, bulan yang biasanya bercahaya terang tiba-tiba meredup bahkan tampak merah tembaga.
Sebagian orang menyambutnya hanya sebagai tontonan langit yang indah, namun sedikit yang menyadari bahwa Nabi Muhammad SAW memiliki amalan khusus ketika peristiwa ini terjadi.
Dalam sejarah Islam, tercatat bahwa pada masa Rasulullah SAW pernah terjadi gerhana bulan. Peristiwa ini kebetulan bersamaan dengan wafatnya putra beliau, Ibrahim.
Sebagian orang mengaitkan gerhana itu dengan wafatnya sang putra, namun Nabi segera meluruskan anggapan keliru tersebut dengan sabdanya:
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُخَوِّفُ بِهِمَا عِبَادَهُ
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Gerhana tidak terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang, tetapi Allah menggunakannya untuk menakut-nakuti hamba-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: 5 Fakta tentang Gerhana Bulan Total, Nomor 3 Banyak Orang Tidak Tahu!
Dari hadis ini, jelas bahwa Rasulullah SAW ingin mengajarkan kepada umatnya bahwa gerhana adalah tanda kebesaran Allah, bukan pertanda nasib manusia. Lalu, apa yang dilakukan Nabi ketika melihat gerhana bulan total?
Pertama, beliau segera mendirikan salat gerhana. Rasulullah SAW melaksanakan salat khusuf dengan rakaat yang panjang, penuh kekhusyukan, serta memperbanyak doa di dalamnya. Beliau memanjangkan bacaan Al-Fatihah dan surat, memperlama ruku’ dan sujud sebagai bentuk ketundukan kepada Allah.
Kedua, Nabi memperbanyak doa dan istighfar. Beliau menganjurkan umat Islam agar memperbanyak permohonan ampun kepada Allah saat gerhana terjadi. Hal ini sejalan dengan sabdanya:
فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ
“Apabila kalian melihat keduanya (matahari atau bulan mengalami gerhana), maka berdoalah kepada Allah dan dirikanlah salat hingga (gerhana) itu selesai.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ketiga, Rasulullah SAW mengajak umat untuk memperbanyak takbir dan sedekah. Gerhana dipahami sebagai momentum memperkuat kesadaran spiritual. Dengan sedekah, seorang Muslim tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga memberi manfaat kepada sesama.
Keempat, beliau menjadikan gerhana sebagai sarana nasihat. Setelah salat gerhana, Nabi SAW berkhutbah mengingatkan umatnya tentang kematian, hari kebangkitan, dan keagungan Allah. Artinya, gerhana adalah momen peringatan agar manusia tidak terlena oleh dunia.
Apa yang dilakukan Nabi SAW ini banyak tidak diketahui oleh sebagian umat Islam. Tidak sedikit yang justru menjadikan gerhana sebagai hiburan atau bahkan mengaitkannya dengan hal-hal mistis.
Baca Juga: Apa yang Boleh dan yang Tidak Boleh Dilakukan saat Terjadi Gerhana Bulan Total di Indonesia?
Padahal, Rasulullah telah memberikan teladan yang jelas: menjadikan gerhana sebagai saat untuk beribadah lebih sungguh-sungguh.
Dengan demikian, ketika gerhana bulan total terjadi, seorang Muslim hendaknya meneladani sikap Rasulullah SAW: segera salat, memperbanyak doa dan istighfar, bertakbir, bersedekah, serta merenungi kebesaran Allah. Dengan cara ini, gerhana bukan sekadar tontonan langit, tetapi juga jalan menuju keselamatan dunia dan akhirat.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








