Akurat

Shalawat Nabi Penarik Rezeki yang Dapat Mempercepat Kekayaan, Insya Allah Manjur

Fajar Rizky Ramadhan | 3 September 2025, 11:15 WIB
Shalawat Nabi Penarik Rezeki yang Dapat Mempercepat Kekayaan, Insya Allah Manjur

AKURAT.CO Setiap orang mendambakan kehidupan yang tercukupi, serba mudah, dan penuh keberkahan. Salah satu doa yang diyakini para ulama sebagai pembuka pintu rezeki adalah shalawat Nabi.

Membaca shalawat tidak hanya bernilai ibadah sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah Muhammad Saw, tetapi juga menjadi jalan datangnya pertolongan Allah Swt dalam urusan dunia, termasuk soal rezeki dan kekayaan.

Rezeki sejatinya bukan hanya materi, melainkan juga ketenangan hati, kesehatan, sahabat yang baik, dan keluarga yang mendukung.

Namun, dalam hal kebutuhan finansial, manusia tetap dituntut berusaha keras. Di sinilah shalawat menjadi pelengkap usaha lahiriah, sekaligus doa yang mengundang keberkahan dari langit.

Salah satu shalawat yang dikenal sebagai penarik rezeki dan diyakini mampu mempercepat datangnya kekayaan bila dibaca dengan istiqamah adalah Shalawat Jibril. Lafaznya sederhana, namun maknanya sangat dalam:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”

Shalawat singkat ini memiliki keistimewaan karena mudah dihafal dan bisa diamalkan kapan saja. Para ulama menganjurkan agar dibaca dalam jumlah banyak, mulai dari 100 kali hingga ribuan kali setiap hari, sesuai kemampuan.

Semakin sering dibaca, semakin kuat pula ikatan batin seorang hamba dengan Rasulullah, yang pada akhirnya mendatangkan kasih sayang Allah Swt.

Baca Juga: Shalawat Penarik Rezeki, Dibaca Saat Belum Punya Kerjaan

Selain Shalawat Jibril, ada pula shalawat lain yang masyhur sebagai penarik rezeki, yaitu Shalawat Tafrijiyah, yang berbunyi:

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ، وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ، وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ، وَتُنالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيمِ، وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِي كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُومٍ لَكَ

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan kesejahteraan yang sempurna kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu segala kesulitan terurai, segala kesedihan sirna, segala hajat dapat terpenuhi, segala keinginan dapat tercapai, dan akhir kehidupan disudahi dengan kebaikan. Dengan wajah beliau yang mulia pula, hujan diturunkan. Semoga shalawat itu dilimpahkan pula kepada keluarga dan sahabat beliau, pada setiap pandangan mata dan setiap tarikan napas, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui.”

Shalawat ini dikenal sangat mujarab dalam membuka jalan keluar dari kesempitan hidup. Banyak yang meyakini bahwa membacanya secara rutin dapat mempercepat datangnya rezeki yang luas dan bahkan mengantarkan kepada kekayaan yang penuh berkah.

Namun, perlu diingat bahwa kekayaan dalam Islam tidak hanya dinilai dari banyaknya harta, melainkan juga dari keberkahan harta itu sendiri.

Rasulullah Saw mengajarkan bahwa harta yang halal dan bermanfaat jauh lebih utama daripada harta yang melimpah tetapi bercampur dengan sesuatu yang haram.

Oleh sebab itu, membaca shalawat harus diiringi dengan niat tulus, usaha nyata, dan keikhlasan untuk selalu berada di jalan yang diridhai Allah Swt.

Banyak kisah di kalangan masyarakat yang memperkuat keyakinan tentang keampuhan shalawat ini. Ada seorang pedagang kecil yang awalnya serba pas-pasan, lalu setelah istiqamah membaca shalawat setiap malam, usahanya perlahan berkembang pesat.

Ada pula yang sebelumnya sulit mendapatkan pekerjaan, tetapi setelah membiasakan shalawat, pintu rezeki terbuka dengan cara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Baca Juga: 5 Peristiwa Demo Besar dalam Sejarah Islam

Shalawat Nabi ibarat kunci yang mampu membuka pintu rezeki dari segala arah. Dengan mengamalkannya, seorang muslim tidak hanya berharap pada harta dunia, tetapi juga mengikatkan dirinya pada cinta Rasulullah Saw.

Inilah yang membuat kekayaan terasa lengkap, sebab tidak hanya berbentuk materi, melainkan juga berupa ketenangan jiwa, keberkahan keluarga, dan doa yang terus mengalir hingga akhirat.

Bagi siapa saja yang sedang berjuang mengubah nasib, shalawat Nabi bisa menjadi amalan harian yang menenangkan dan penuh faedah. Dibaca dengan sabar, disertai usaha nyata, insya Allah rezeki akan datang dari arah yang tidak disangka, dan kekayaan pun dapat diraih dengan penuh keberkahan.

Wallahu A'lam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.