Indonesia Ajukan 4 Permintaan Haji kepada Saudi, Klaim Sudah Dapat Tanggapan Positif

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Indonesia.
Dalam kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi yang berlangsung pada awal Juli 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan beberapa permintaan strategis kepada Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji.
Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mendampingi Presiden dalam lawatan tersebut mengungkapkan bahwa sejumlah permintaan tersebut mendapat sambutan baik dari pihak Saudi.
Salah satu usulan utama yang disampaikan adalah pembangunan perumahan haji khusus bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Menteri Agama menyebutkan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah memberikan respons positif terhadap usulan ini, yang nantinya akan dibahas lebih lanjut secara teknis dan detail.
Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), M Irfan Yusuf, yang turut serta dalam kunjungan tersebut, menambahkan bahwa Presiden Prabowo akan membentuk tim khusus untuk mengkaji kemungkinan kerja sama pembangunan perumahan tersebut.
Baca Juga: Prabowo Kunker ke Arab Saudi, Matangkan Rencana Pembuatan Kampung Haji Indonesia
Selain perumahan, Indonesia juga mengusulkan penggunaan Bandara Thaif sebagai alternatif jalur kepulangan jemaah haji Indonesia.
Langkah ini dinilai strategis untuk memangkas masa tinggal jemaah hingga sekitar 10 hari, sehingga total durasi haji bisa lebih singkat dan efisien.
Menteri Agama menyampaikan bahwa Raja Arab Saudi telah memberikan sinyal positif terhadap penggunaan Bandara Thaif, meskipun masih diperlukan pembahasan teknis lebih lanjut.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Arab Saudi juga sepakat memperkuat kerja sama dalam bidang pelayanan kesehatan haji dan umrah.
Kerja sama ini meliputi pengembangan layanan kesehatan, produksi vaksin, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah selama menjalankan ibadah.
Pertemuan bilateral ini juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) Indonesia-Arab Saudi.
Baca Juga: Apa Agama Cristiano Ronaldo Sekarang? Intip Profil Megabintang Pemain Bola Klub Arab Saudi Al Nassr
Forum ini akan menjadi wadah strategis yang mempertemukan kepala pemerintahan kedua negara secara langsung untuk membahas kepentingan bersama, tidak hanya dalam bidang haji, tetapi juga kerja sama ekonomi, investasi, dan hubungan bilateral lainnya.
Dengan adanya sinyal positif dari Arab Saudi atas permintaan-permintaan tersebut, diharapkan pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah Indonesia ke depannya akan semakin nyaman, aman, dan tertata lebih baik.
Pemerintah Indonesia akan terus memantau dan menindaklanjuti proses kerja sama ini demi memberikan layanan terbaik kepada seluruh calon jemaah haji tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









