Akurat

10 Muharam Memperingati Hari Apa? Ini Maknanya dalam Islam dan Jadwal 2025

Fajar Rizky Ramadhan | 4 Juli 2025, 10:00 WIB
10 Muharam Memperingati Hari Apa? Ini Maknanya dalam Islam dan Jadwal 2025

 

AKURAT.CO Tanggal 10 Muharam dalam kalender Hijriah dikenal sebagai salah satu hari paling bersejarah dalam ajaran Islam. Hari ini disebut sebagai Hari Asyura, sebuah hari yang sarat dengan makna keagamaan dan spiritual.

Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya peringatan apa yang terjadi pada 10 Muharam? Serta, kapan tanggal ini jatuh pada tahun 2025?

Dalam tradisi Islam, 10 Muharam atau Hari Asyura merupakan momentum penting yang telah diwariskan sejak zaman para nabi terdahulu. Beberapa peristiwa besar diyakini terjadi pada hari ini, menjadikannya sebagai salah satu hari yang patut dikenang dan diisi dengan amal kebaikan.

Menurut penjelasan Syaikh Abdul Qadir al-Jilani dalam kitab Al-Ghunyah, dan diperkuat oleh sejumlah ulama klasik, ada beberapa alasan mengapa tanggal 10 Muharam begitu istimewa. Kata "Asyura" sendiri berasal dari bahasa Arab "عَشَرَة" yang berarti sepuluh, merujuk pada hari ke-10 dalam bulan Muharam.

Selain itu, beberapa ulama menyebutkan bahwa Allah SWT memberikan sepuluh keistimewaan kepada sepuluh nabi pada hari Asyura ini. Di antara peristiwa yang disebutkan adalah:

  1. Allah menerima taubat Nabi Adam AS.

  2. Nabi Idris AS diangkat ke langit.

  3. Kapal Nabi Nuh AS berlabuh dengan selamat di Gunung Judi.

  4. Nabi Ibrahim AS diselamatkan dari kobaran api.

  5. Nabi Daud AS diampuni dosanya.

  6. Nabi Ayyub AS disembuhkan dari penyakit beratnya.

  7. Nabi Musa AS dan Bani Israil diselamatkan dari Firaun, sementara Firaun ditenggelamkan.

  8. Nabi Yunus AS keluar dari perut ikan besar.

  9. Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara dan memperoleh kedudukan mulia.

  10. Nabi Isa AS diangkat ke langit, diselamatkan dari kejaran musuh.

Baca Juga: Gempa Jepang Terjadi Lebih dari 1.000 Guncangan dalam Dua Pekan, Warga Panik!

Momentum Asyura tidak hanya diperingati dengan mengenang peristiwa-peristiwa tersebut, tetapi juga dengan menghidupkan amalan sunnah seperti puasa. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari Asyura. Dalam sebuah hadits sahih diriwayatkan:

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: "Dan puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun sebelumnya." (HR Muslim no 1162)

Hadits ini menjadi landasan kuat bagi umat Islam untuk mengisi hari Asyura dengan ibadah puasa sebagai bentuk syukur dan taubat kepada Allah SWT.

Selain puasa, di Indonesia, 10 Muharam juga identik dengan tradisi sosial seperti menyantuni anak yatim, dikenal sebagai "Lebaran Anak Yatim". Beberapa masyarakat juga menggelar pengajian, doa bersama, hingga berbagi makanan seperti bubur Asyura.

Adapun mengenai jadwalnya, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025 yang dirilis oleh Kementerian Agama RI dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, 10 Muharam 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Minggu, 6 Juli 2025.

Meski demikian, seperti biasa, umat Islam di Indonesia dapat menjumpai adanya perbedaan penetapan tanggal antara Muhammadiyah dan pemerintah yang disebabkan oleh metode hisab dan rukyat yang berbeda.

Baca Juga: Jadwal Puasa Asyura Pemerintah dan Muhammadiyah Sama atau Tidak?

Bagi umat Islam, terlepas dari perbedaan tanggal tersebut, inti dari peringatan Asyura adalah memperbanyak ibadah dan amal kebajikan. Momentum ini adalah panggilan spiritual untuk merenungi sejarah para nabi, memperkuat iman, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang mampu memanfaatkan momentum 10 Muharam sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.