DPR Kawal Kasus Gagalnya Visa Haji Furoda, Puan: Akan Didalami Serius

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa lembaganya akan mengawal kasus ribuan calon jemaah haji furoda yang gagal berangkat ke Tanah Suci akibat visa yang tidak terbit.
Meskipun urusan visa haji furoda sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Arab Saudi, DPR menegaskan akan hadir untuk memastikan hak-hak semua pihak tetap terlindungi.
"Soal haji furoda memang sudah merupakan hak prerogatif dari Kerajaan Arab Saudi," kata Puan, Jumat (6/6).
Puan menjelaskan bahwa DPR melalui Komisi VIII akan mendalami persoalan ini secara serius demi mencegah kerugian serupa terjadi kembali di masa mendatang.
Baca Juga: Timwas Haji DPR: Jemaah Lansia Terlantar di Mina, Sistem Pemondokan Kacau dan Tidak Adil
"Kami akan meminta komisi terkait, yakni Komisi VIII DPR, untuk mengawal persoalan ini. Kami akan memastikan semua pihak mendapat perlindungan, baik dari jemaah maupun pengusaha travel yang dirugikan," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa DPR akan terus mendorong perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji, baik untuk haji reguler, khusus, maupun furoda, agar pelaksanaannya lebih baik, transparan, dan akuntabel.
Kepada jemaah haji Indonesia yang sedang menunaikan ibadah, Puan menyampaikan pesan agar mereka menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan menjalankan ibadah dengan tenang.
Baca Juga: 15 Ucapan Semoga Menjadi Haji Mabrur bagi Orang yang Pulang dari Tanah Suci
"Semoga seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalani puncak ibadah haji dengan khusyuk, sehat, dan aman. Kami mendoakan agar semua ibadah diterima oleh Allah dan para jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan mabrur dan selamat," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









