Doa dan Amalan Sebelum Tidur agar Tidak Diganggu Jin

AKURAT.CO Tidur bukan hanya soal memejamkan mata. Dalam pandangan Islam, tidur adalah fase ketika ruh manusia naik ke alam lain, lalu kembali saat terbangun—kecuali yang memang ditetapkan Allah untuk tidak kembali.
Momen sebelum tidur menjadi waktu rawan, di mana gangguan jin, mimpi buruk, atau perasaan tak nyaman kerap menyelinap.
Maka dari itu, Rasulullah Saw. mengajarkan beberapa amalan khusus untuk menjaga diri saat tidur agar kita aman dari gangguan gaib.
Pertama, berwudhu sebelum tidur.
Ini adalah kebiasaan Rasulullah yang sangat dianjurkan. Dalam sebuah hadits, Nabi bersabda, "Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat..." (HR. Bukhari dan Muslim).
Berwudhu bukan hanya soal kesucian fisik, tapi juga perlindungan spiritual. Dengan kondisi suci, ruh kita terlindungi dari pengaruh jin dan energi negatif.
Kedua, membaca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah: 255).
Ini adalah ayat yang sangat kuat sebagai tameng perlindungan.
Bahasa Arab:
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ...
(hingga akhir ayat)
Baca Juga: Niat Membayar Zakat Fitrah dan Doa Menerima Zakat Fitrah
Artinya:
"Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang di langit dan di bumi..."
Menurut hadits shahih dalam Shahih Bukhari, siapa yang membacanya sebelum tidur akan dijaga oleh malaikat dan tidak didekati setan hingga pagi.
Ketiga, membaca tiga surat perlindungan: Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
Rasulullah biasa meniupkan ke telapak tangan, membaca ketiga surat ini, lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh.
QS Al-Ikhlas:
قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ
Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS Al-Falaq:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ
Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh.
QS An-Nas:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
Katakanlah, aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Tiga surat ini berfungsi seperti tameng, menghalau gangguan dari sihir, hasad, dan jin.
Keempat, membaca doa tidur yang diajarkan Nabi.
Bahasa Arab:
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ
Artinya:
“Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.” (HR. Bukhari)
Doa ini mengandung makna kepasrahan total pada Allah, bahwa tidur adalah bentuk "kematian sementara", dan hanya Allah yang bisa mengembalikan ruh kita esok hari.
Baca Juga: 5 Amalan Sebelum Berbuka Puasa Nisfu Syaban, Pahalanya Sangat Besar!
Kelima, dzikir penutup: tasbih, tahmid, dan takbir.
Rasulullah mengajarkan kepada Fatimah ra. untuk membaca:
-
Subhanallah 33 kali
-
Alhamdulillah 33 kali
-
Allahu Akbar 34 kali
Total 100 dzikir ini bukan hanya membuat tidur lebih nyenyak, tapi juga memperkuat daya spiritual agar tak mudah diganggu makhluk halus.
Tidur dalam Islam bukan hanya aktivitas fisik, tapi juga momen spiritual. Doa dan amalan sebelum tidur bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penjagaan diri dari sesuatu yang tidak bisa dilihat.
Jin dan makhluk gaib ada, dan mereka bisa mengganggu jika kita lengah. Maka, ayo biasakan tidur dengan wudhu, bacaan pelindung, dan hati yang pasrah pada Allah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









