Ustazah Nurhasanah: Ramadan, Waktu Terbaik Perbaiki Akhlak di Tengah Krisis Moral

AKURAT.CO Bulan Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki akhlak di tengah krisis moral yang semakin mengkhawatirkan.
Hal ini disampaikan oleh Ustazah Hj. Nurhasanah, S.Pd., Pimpinan Majelis Ta'lim Nuda'sshobah, Bekasi, dalam program Kultum Ramadan Akurat.co yang tayang pada Jumat (14/3/2025) pukul 17.30 WIB di kanal YouTube Akurat.co.
Dalam ceramahnya, Ustazah Nurhasanah menyoroti sejumlah penyebab krisis moral yang terjadi saat ini.
“Krisis moral adalah menurunnya akhlak dan etika. Ada beberapa penyebabnya, di antaranya pengaruh budaya asing yang menggeser budaya bangsa, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa filter yang baik, menurunnya perhatian keluarga, serta berkurangnya keinginan untuk belajar dan mendalami ilmu agama,” paparnya.
Baca Juga: Ustazah Niswah: Ramadan adalah Momen Merenungkan Keadilan Allah dalam Takaran Rezeki
Ia juga mengingatkan bahwa krisis moral merupakan salah satu tanda akhir zaman. “Rasulullah SAW bersabda, di antara tanda-tanda akhir zaman adalah maraknya minuman keras dan perbuatan zina yang dipertontonkan,” tegasnya.
Ustazah Nurhasanah menekankan pentingnya Ramadan sebagai momen refleksi diri dan memperbaiki akhlak. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW: “Sesungguhnya aku diutus ke muka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak.”
Menurutnya, sehebat apapun ibadah seseorang, jika tidak mampu memperbaiki perilaku, maka ibadah tersebut menjadi sia-sia.
“Banyak sekali orang yang berpuasa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa selain rasa lapar dan dahaga. Itu terjadi jika puasa tidak disertai dengan usaha memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan,” kata Ustazah Nurhasanah.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga lisan. Ia mencontohkan sebuah kisah yang disampaikan Rasulullah SAW tentang seorang wanita yang rajin berpuasa dan salat tahajud, tetapi sering menyakiti tetangganya. “Apa kata Rasulullah? Neraka tempatnya,” ungkapnya.
Di era digital saat ini, tantangan memperbaiki akhlak menjadi semakin besar. Ustazah Nurhasanah mengingatkan agar umat Islam tidak terlena dengan gadget hingga melupakan kewajiban ibadah.
Baca Juga: Ustazah Alfi Nur Hidayati Ajak Jaga Adab Silaturahmi di Era Digital
“Jangan sampai kita sibuk dengan media sosial, tetapi lupa mengaji dan tadarus. Bahkan, ada yang terang-terangan makan dan minum di siang hari Ramadan lalu memamerkannya di media sosial. Ini adalah bentuk mencemarkan agama sendiri,” ujarnya.
Program Kultum Ramadan Akurat.co yang didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Jamkrindo ini tayang setiap hari selama bulan Ramadan pukul 17.30 WIB.
Mengakhiri ceramahnya, Ustazah Nurhasanah mengajak umat Islam untuk memperbaiki kualitas diri.
“Marilah kita berlomba-lomba menjadi hamba Allah yang bertakwa, memperbaiki diri di hadapan Allah dan sesama manusia. Karena apa yang kita lakukan pasti akan dimintai pertanggungjawaban di Yaumil Akhir nanti,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










