Ustaz Muhammad Abror: Maksimalkan Ibadah dengan Puasa yang Penuh Hikmah

AKURAT.CO Dalam program Kultum Ramadhan Akurat.co yang tayang pada Jumat (28/3/2025), dosen Ma'had Aly Saidhusidiqiyah Jakarta, Ustaz Muhammad Abror, M.A., mengingatkan umat Islam untuk memanfaatkan kesempatan berharga bertemu dengan bulan Ramadan 2025 dengan maksimal.
Ia memulai ceramah dengan mengajak jemaah untuk bersyukur atas nikmat umur panjang yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala, sehingga kita bisa kembali menikmati bulan penuh berkah ini.
“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk berjumpa kembali dengan bulan Ramadan. Dari tahun ke tahun, kita masih diberi umur panjang, kesehatan, dan kesempatan untuk beribadah. Pernahkah kita merenung, apa hikmah dari umur panjang ini? Apa makna di balik kesempatan ini?” ujarnya.
Muhammad Abror mengingatkan bahwa setiap tahun kita diberi kesempatan oleh Allah untuk berpuasa dan beramal. Rasulullah SAW, katanya, pernah bersabda, “Manusia yang paling beruntung adalah mereka yang diberi umur panjang dan digunakan untuk beribadah kepada Allah.”
Namun, kata Muhammad Abror, yang menjadi kerugian terbesar adalah ketika umur panjang tersebut disia-siakan untuk hal-hal yang tidak diridai Allah SWT.
Untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan lebih baik, Muhammad Abror menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa di bulan Rajab dan Syakban.
“Doa yang bisa kita baca adalah, ‘Allahumma bariklana fi rajaba wa sha’ban wa balighna Ramadan’, yang artinya semoga Allah memberi keberkahan dalam bulan Rajab dan Syakban, serta memudahkan kita untuk sampai pada bulan Ramadan,” jelasnya.
Dalam ceramahnya, Muhammad Abror juga menekankan bahwa puasa adalah ibadah yang paling mulia. Ia mengutip hadis Qudsi, di mana Allah SWT berfirman, “Semua amal ibadah anak Adam itu untuknya, kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberi ganjarannya.”
Menurutnya, hadis ini menunjukkan betapa istimewanya puasa karena disandarkan langsung kepada Allah. “Puasa itu istimewa karena Allah langsung yang akan membalasnya. Inilah yang membuat puasa menjadi ibadah yang paling mulia,” jelasnya.
Muhammad Abror juga membandingkan penyandaran puasa kepada Allah dengan penyandaran Ka'bah kepada Allah. Ka'bah disebut sebagai Baitullah atau rumah Allah karena merupakan tempat yang paling mulia, demikian juga puasa yang disandarkan langsung kepada Allah karena memiliki kemuliaan yang luar biasa.
Baca Juga: Pesan Ustaz Nurkholis Sofwan: Menjaga Privasi Data Bagian dari Pesan Islam
Mengakhiri ceramahnya, Muhammad Abror mengajak jemaah untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan 2025. “Mari kita jadikan kesempatan berharga ini dengan memaksimalkan puasa kita, melakukan amalan sunah, dan ibadah lainnya. Semoga Ramadan kali ini menjadi ladang amal yang melimpah bagi kita semua,” pungkasnya.
Program Kultum Ramadhan Akurat.co tayang setiap hari selama bulan suci Ramadhan pada pukul 17.30 WIB di kanal YouTube Akurat.co. Program ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Jamkrindo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









