Link Nonton LK21 IndoXXI Rebahin: Streaming Film vs Ngaji Online, Mana yang Lebih Mengisi Jiwa?

AKURAT.CO Link nonton LK21 Indoxxi Rebahin sering menjadi kata kunci pencarian sebagian netizen di internet. Padahal film yang ada di dalamnya termasuk ilegal.
Di era digital, hiburan dan ilmu agama sama-sama mudah diakses. Platform seperti LK21, IndoXXI, dan Rebahin menyediakan berbagai film dan serial yang bisa dinikmati kapan saja, sementara kajian Islam juga tersedia luas melalui berbagai platform ngaji online.
Pertanyaannya, mana yang lebih mengisi jiwa—menghabiskan waktu dengan streaming film atau menyimak kajian agama secara daring?
Islam memandang bahwa manusia memiliki kebutuhan jasmani dan rohani. Hiburan seperti menonton film bisa menjadi cara untuk melepas penat setelah aktivitas harian, tetapi kebutuhan rohani juga harus terpenuhi agar hati tetap tenang dan hidup memiliki arah yang jelas. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra’d: 28)
Ayat ini mengajarkan bahwa ketenangan sejati berasal dari mengingat Allah. Hiburan seperti film mungkin bisa memberikan kesenangan sesaat, tetapi tidak bisa menggantikan ketenangan yang datang dari ilmu dan ibadah.
Baca Juga: Link Nonton Film Indoxxi LK21, Mungkinkah Ada Pesan-Pesan Religius Tersembunyi di Dalam Film Ilegal?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
"Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka dia akan diberi pemahaman dalam agama." (HR. Bukhari & Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa ilmu agama adalah salah satu bentuk kebaikan terbesar yang bisa diperoleh seorang Muslim.
Dengan mengikuti kajian atau ngaji online, seseorang tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga meningkatkan pemahaman tentang kehidupan dan akhirat.
Namun, bukan berarti Islam melarang hiburan sepenuhnya. Islam hanya menuntut keseimbangan agar hiburan tidak melalaikan kewajiban yang lebih utama. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
وَٱلَّذِينَ هُمْ عَنِ ٱللَّغْوِ مُعْرِضُونَ
"Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna." (QS. Al-Mu’minun: 3)
Ayat ini mengajarkan bahwa seorang Muslim sebaiknya menghindari hal-hal yang tidak bermanfaat. Jika film yang ditonton hanya menghabiskan waktu tanpa memberi manfaat, lebih baik menggantinya dengan sesuatu yang lebih bernilai, seperti mendengarkan kajian Islam yang bisa menambah ilmu dan keimanan.
Baca Juga: Link Nonton Film Indoxxi LK21, Mungkinkah Ada Pesan-Pesan Religius Tersembunyi di Dalam Film Ilegal?
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan masing-masing. Menonton film bisa menjadi hiburan, tetapi jika ingin sesuatu yang lebih mengisi jiwa, mengaji dan mendalami agama akan memberikan manfaat yang lebih besar dan bertahan lebih lama.
Islam tidak melarang hiburan, tetapi menekankan keseimbangan agar waktu yang dimiliki tidak terbuang sia-sia dan tetap bermanfaat untuk kehidupan dunia maupun akhirat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 6Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 7Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel
- 10Didamping Dasco hingga Teddy, Presiden Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati








