Akurat

Belajar dari Kasus Wayan Agus Buntung, Ini 5 Prinsip Islam dalam Mendidik Anak Laki-laki

Fajar Rizky Ramadhan | 14 Desember 2024, 10:10 WIB
Belajar dari Kasus Wayan Agus Buntung, Ini 5 Prinsip Islam dalam Mendidik Anak Laki-laki

AKURAT.CO Kasus Wayan Agus Buntung, seorang laki-laki difabel yang diduga terlibat dalam tindakan pelecehan seksual terhadap beberapa perempuan, menjadi cermin penting bagi masyarakat.

Kasus ini bukan hanya tentang hukum yang harus ditegakkan, tetapi juga mengingatkan kita pada peran keluarga, terutama orang tua, dalam mendidik anak-anak mereka, khususnya anak laki-laki.

Dalam Islam, pendidikan anak laki-laki memiliki tanggung jawab besar karena mereka kelak menjadi pemimpin keluarga dan masyarakat.

Islam telah mengatur prinsip-prinsip mendalam dalam membangun karakter anak laki-laki yang shalih.

1. Pendidikan Tauhid sebagai Fondasi Karakter

Islam mengajarkan bahwa pendidikan harus dimulai dari penanaman tauhid, yaitu keyakinan kepada Allah SWT sebagai Tuhan yang Esa. Dalam Al-Qur'an, Luqman al-Hakim memberikan nasihat penting kepada anaknya:

يا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

("Wahai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezhaliman yang besar." - QS. Luqman: 13)

Tauhid adalah pondasi yang mengarahkan anak untuk takut kepada Allah, bukan manusia, sehingga ia akan berhati-hati dalam setiap tindakannya.

Pemahaman ini melatih anak laki-laki untuk menghindari perbuatan yang merugikan dirinya maupun orang lain, termasuk pelecehan seksual.

Baca Juga: Wayan Agus Buntung Lakukan Pelecehan Seksual, Bagaimana Cara Islam Memberi Hukuman bagi Disabilitas yang Melanggar Hukum?

2. Menanamkan Akhlak Mulia Sejak Dini

Nabi Muhammad SAW bersabda: 

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ

("Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.")

Orang tua harus memperhatikan pembentukan akhlak anak sejak kecil. Anak laki-laki harus diajarkan untuk menghormati perempuan, menjaga pandangan, serta memahami batasan antara halal dan haram.

Akhlak mulia akan menjadi benteng bagi mereka dari perilaku buruk, termasuk pelecehan terhadap sesama manusia.

3. Pendidikan Fiqih dan Pemahaman Batasan Syariat

Dalam Islam, penting bagi anak laki-laki untuk memahami fiqih, terutama tentang pergaulan antara laki-laki dan perempuan. Firman Allah SWT:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ

("Katakanlah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka." - QS. An-Nur: 30)

Orang tua harus mengajarkan anak mereka untuk menjaga pandangan, hati, dan tindakan dari hal-hal yang dilarang oleh syariat. Pemahaman ini membantu anak laki-laki untuk memahami konsekuensi moral dan hukum dari setiap perbuatan mereka.

4. Menanamkan Rasa Tanggung Jawab

Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

("Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.")

Anak laki-laki harus dilatih untuk bertanggung jawab atas ucapan dan perbuatannya. Keluarga adalah tempat pertama untuk menanamkan rasa tanggung jawab ini.

Jika anak belajar bertanggung jawab sejak kecil, ia akan memahami bahwa setiap tindakan memiliki akibat, baik di dunia maupun di akhirat.

Baca Juga: DPR Imbau Ada Pemeriksaan Kejiwaan Agus 'Buntung' Terkait Kasus Pelecehan Seksual

5. Mengajarkan Empati dan Kasih Sayang

Islam sangat menekankan pentingnya empati. Nabi Muhammad SAW bersabda:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

("Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.")

Anak laki-laki perlu diajarkan untuk menghormati perasaan dan hak orang lain. Dengan menanamkan empati, mereka akan tumbuh menjadi individu yang memahami pentingnya menjaga kehormatan dan martabat sesama manusia.

Refleksi Kasus dan Pentingnya Pendidikan Islami

Kasus Wayan Agus Buntung adalah cerminan dari kegagalan dalam aspek pendidikan, baik dari segi moral maupun pemahaman nilai agama.

Islam memberikan solusi yang komprehensif untuk membentuk karakter anak laki-laki yang kuat, beriman, dan bermoral.

Setiap keluarga Muslim harus menjadikan pendidikan Islami sebagai prioritas utama untuk membangun generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan akhlak yang mulia.

Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari kasus ini dan lebih serius dalam mendidik anak-anak kita sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.