Akurat

Kata Kunci 'Yandex Browser VPN', Apakah Boleh Nonton Video Syur dalam Islam?

Fajar Rizky Ramadhan | 15 November 2024, 07:30 WIB
Kata Kunci 'Yandex Browser VPN', Apakah Boleh Nonton Video Syur dalam Islam?

AKURAT.CO Yandex Browser adalah salah satu peramban internet yang populer, terutama di negara-negara yang mendukung akses internet terbatas.

Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah adanya dukungan VPN, yang memungkinkan pengguna untuk membuka situs-situs yang diblokir, termasuk konten video dan situs yang mungkin bersifat dewasa.

Namun, pertanyaannya, apakah dalam Islam dibolehkan untuk menonton video syur atau pornografi? 

Dalam Islam, menjaga pandangan adalah salah satu bentuk ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam Al-Quran, surat An-Nur ayat 30-31, di mana Allah SWT berfirman:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'"

Perintah untuk "menahan pandangan" di sini menjadi landasan bagi larangan melihat hal-hal yang haram, termasuk segala jenis konten yang merangsang nafsu syahwat di luar pernikahan, seperti video syur.

Baca Juga: Video Viral 12 Menit Lydia Onic Trending, Ini Pesan Islam untuk Tidak Melihat Konten Syur

Tujuan dari perintah ini adalah menjaga kesucian diri dan mencegah perilaku yang dapat mengarah kepada perzinahan atau maksiat lain yang dilarang.

Hadis Nabi Muhammad SAW juga menegaskan hal yang sama. Dalam salah satu hadis, Nabi SAW bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ لَهُ نَصِيبٌ مِنَ الزِّنَا فَالْعَيْنَانِ تَزْنِيَانِ وَزِنَاهُمَا النَّظَرُ

"Setiap anak Adam memiliki bagian dari zina, dan zina mata adalah melihat (hal-hal yang diharamkan)" (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadis ini, kita dapat memahami bahwa zina bukan hanya terbatas pada tindakan fisik, tetapi juga pada pandangan yang penuh dengan nafsu syahwat, termasuk menonton konten dewasa.

Pandangan yang diiringi nafsu dianggap sebagai zina mata, yang berarti perbuatan ini dapat merusak jiwa dan menjerumuskan seseorang ke dalam dosa.

Selain itu, dalam ajaran Islam, menjaga hati dari hal-hal yang dapat mengotorinya juga menjadi prinsip penting. Menonton video syur tidak hanya membawa dosa karena melanggar perintah Allah untuk menjaga pandangan, tetapi juga dapat merusak kesehatan mental dan spiritual seseorang. Sebuah hadits dari Nabi SAW menyebutkan:

إِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ

"Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuh, dan jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari perspektif ini, menonton video syur dianggap dapat merusak hati dan jiwa, sebab hal itu mengisi pikiran dan hati dengan hal-hal yang buruk dan merusak.

Islam juga menekankan perlunya menjaga moral dan akhlak. Perbuatan yang menonton konten dewasa atau pornografi tidak hanya berdampak pada pelakunya tetapi juga dapat mengikis akhlak dan kesopanan dalam masyarakat.

Ketika seseorang terbiasa dengan tontonan tersebut, perilaku dan sikapnya juga akan dipengaruhi, yang pada akhirnya dapat merusak tatanan moral dalam keluarga dan lingkungan.

Baca Juga: Video Viral Lydia Onic Diburu Netizen, Apa Hukum Menonton Video Syur dalam Islam?

Berdasarkan dalil-dalil ini, jelas bahwa dalam pandangan Islam, menonton video syur atau konten pornografi adalah perbuatan yang tidak diperbolehkan.

Allah SWT dan Rasul-Nya telah memperingatkan tentang bahaya zina, baik itu melalui pandangan atau perbuatan fisik, serta pentingnya menjaga kesucian hati dan moral.

Menggunakan Yandex Browser dengan fitur VPN untuk mengakses video syur tidak hanya melanggar perintah agama, tetapi juga menimbulkan efek buruk bagi diri sendiri dan lingkungan.

Oleh karena itu, sebagai seorang Muslim yang taat, sudah sepatutnya kita menjaga diri dari hal-hal yang diharamkan ini demi kebaikan dunia dan akhirat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.