Akurat

Mitos Ada Weton Bakal Meraih Puncak Keemasan Selama Bulan Suro 2024, Begini Islam Menanggapinya

Fajar Rizky Ramadhan | 9 Juli 2024, 11:30 WIB
Mitos Ada Weton Bakal Meraih Puncak Keemasan Selama Bulan Suro 2024, Begini Islam Menanggapinya

AKURAT.CO Bulan Suro dalam penanggalan Jawa merupakan bulan yang memiliki makna khusus dalam budaya dan kepercayaan masyarakat Jawa, terutama terkait dengan ramalan nasib dan keberuntungan.

Namun, dari perspektif Islam, penilaian terhadap ramalan weton atau keberuntungan berdasarkan bulan Suro ini bisa dilihat dari sudut pandang yang berbeda, terutama berdasarkan ajaran hadits Nabi Muhammad SAW.

Dalam Islam, kepercayaan pada ramalan atau nasib seseorang berdasarkan weton atau bulan tertentu tidaklah dianjurkan atau dipercayai.

Baca Juga: Apakah Benar Bulan Suro atau Muharram Dipenuhi Malapetaka?

Nabi Muhammad SAW memberikan penekanan bahwa segala sesuatu tergantung pada takdir dari Allah SWT dan bukan dari bulan atau weton tertentu. Salah satu hadits yang relevan adalah:

**عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: "لا عَدْوَى وَلا طِيَرَةَ وَلا هَامَةَ وَلا صَفَرَ"

Artinya: "Dari Anas bin Malik, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: 'Tidak ada 'adwa (penularan penyakit tanpa sebab yang jelas), tidak ada tayyarah (pengaruh buruk dari burung), tidak ada hama (pengaruh buruk dari bintang), dan tidak ada safar (pengaruh buruk dari bulan Suro).'" (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa dalam Islam, tidak ada pengaruh buruk atau baik yang datang dari bulan Suro atau weton tertentu. Yang menentukan segala sesuatu adalah kehendak Allah SWT semata.

Dengan demikian, dalam menyikapi bulan Suro 2024 atau ramalan weton lainnya, umat Islam dianjurkan untuk lebih menguatkan iman kepada Allah SWT, mengandalkan doa dan usaha yang tulus, serta meningkatkan ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya.

Baca Juga: Pengacara Deolipa Yumara Laporkan Mantan Bupati Bintan ke Kejagung

Hal ini lebih konsisten dengan ajaran Islam yang mengarahkan umatnya untuk bergantung sepenuhnya kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menanggapi masa depan dan keberuntungan.

Dengan memahami pandangan ini, umat Muslim diharapkan dapat menjalani bulan Suro 2024 dengan penuh ketakwaan dan kepercayaan kepada Allah SWT, tanpa terpengaruh oleh ramalan atau kepercayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam yang lurus dan tegas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.