Daftar Weton Tulang Wangi Viral, Ini Hukum Mempercayai Weton dalam Islam

AKURAT.CO Weton adalah sistem kalender tradisional Jawa yang menggabungkan hari kelahiran seseorang dengan pasaran, yaitu lima siklus harian yang terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Setiap orang memiliki weton yang dianggap bisa mempengaruhi karakter dan nasibnya.
Banyak orang Jawa yang masih mempercayai dan menggunakannya untuk berbagai keperluan, seperti menentukan hari baik untuk menikah, memulai usaha, atau acara penting lainnya.
Salah satu jenis Weton adalah Weton Tulang Wangi. Dalam berbagai sumber, Weton Tulang Wangi dipercaya pada hari tersebut energi spiritual sangat kuat dan bisa memberikan pengaruh signifikan bagi kehidupan seseorang.
Baca Juga: Hukum 'Berjualan Tanah Surga' dalam Perspektif Islam
Weton tulang wangi jadi topik hangat di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Jawa, menjelang Malam Satu Suro. Pemilik tulang wangi adalah sosok weton yang dipercaya disukai
Pandangan Islam Terhadap Weton
Dalam Islam, kepercayaan terhadap hal-hal yang bersifat mistis atau ramalan seperti weton tidak dianjurkan. Islam mengajarkan bahwa nasib seseorang sepenuhnya berada di tangan Allah SWT. Berikut adalah beberapa hadits yang berkaitan dengan hal ini:
Hadits Pertama:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ أَتَى عَرَّافًا أَوْ كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ"
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang mendatangi peramal atau dukun dan mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad." (HR. Ahmad)
Hadits Kedua:
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ"
Nabi SAW bersabda: "Tidak ada penularan penyakit (tanpa izin Allah), tidak ada kepercayaan kepada pertanda buruk, tidak ada kepercayaan kepada burung hantu, dan tidak ada kepercayaan kepada bulan Safar." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits Ketiga:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ"
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menggantungkan nasibnya pada sesuatu, maka ia akan diserahkan kepada sesuatu itu." (HR. Tirmidzi)
Berdasarkan ajaran Islam, mempercayai weton sebagai penentu nasib, keberuntungan, atau karakter seseorang adalah tindakan yang tidak sesuai dengan akidah Islam.
Islam menekankan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas izin dan kehendak Allah SWT.
Oleh karena itu, umat Islam seharusnya tidak menggantungkan nasib atau keberuntungannya pada weton atau ramalan lainnya, melainkan kepada Allah SWT semata.
Kita sebaiknya selalu berdoa dan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari Allah SWT serta menjauhi segala bentuk kepercayaan yang dapat menyesatkan iman kita. Wallahu a'lam bishawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








