Akurat

Film Ipar Adalah Maut Viral, Ini Pandangan Islam tentang Perselingkuhan

Fajar Rizky Ramadhan | 26 Juni 2024, 10:10 WIB
Film Ipar Adalah Maut Viral, Ini Pandangan Islam tentang Perselingkuhan

AKURAT.CO Baru-baru ini, film "Ipar Adalah Maut" menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Film ini mengangkat tema perselingkuhan dalam hubungan keluarga, khususnya antara ipar.

Reaksi masyarakat terhadap film ini sangat beragam, namun yang pasti, topik perselingkuhan selalu menarik perhatian banyak orang.

Dalam pandangan Islam, perselingkuhan bukan hanya dianggap sebagai perbuatan yang merusak hubungan rumah tangga, tetapi juga sebagai dosa besar yang mendapat hukuman berat.

Perselingkuhan dalam Pandangan Islam

Dalam Islam, pernikahan dianggap sebagai ikatan suci yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Perselingkuhan, atau zina, dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap ikatan ini. Al-Quran dan Hadits dengan tegas melarang dan mengecam perbuatan zina.

Baca Juga: Bolehkah Menjual Daging Kurban, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32)

Ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa mendekati zina saja dilarang, apalagi melakukannya. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya dosa zina dalam pandangan Islam.

Hadits tentang Zina

Selain Al-Quran, Hadits Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan tentang beratnya dosa zina dan ancaman bagi pelakunya. Salah satu hadits yang terkenal adalah sebagai berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "لا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ"

"Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: Tidaklah berzina seorang pezina ketika berzina sedang ia dalam keadaan beriman." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa seseorang yang berzina telah keluar dari keimanan saat melakukan perbuatan tersebut. Ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dosa zina terhadap iman seseorang.

Hikmah di Balik Larangan Zina

Islam melarang zina bukan tanpa alasan. Ada banyak hikmah dan manfaat di balik larangan ini, antara lain:

1. Menjaga Keturunan:

Zina dapat merusak garis keturunan dan menimbulkan kebingungan mengenai identitas anak.

2. Menjaga Kehormatan:

Zina merusak kehormatan individu dan keluarga.

3. Menghindari Penyakit:

Banyak penyakit menular seksual yang dapat dihindari dengan menghindari zina.

4. Menjaga Kedamaian:

Zina seringkali menyebabkan konflik dan kekacauan dalam masyarakat.

Baca Juga: Apa Perbedaan Zakat, Sedekah dan Infak?

Film "Ipar Adalah Maut" mungkin menggugah kesadaran kita tentang betapa pentingnya menjaga kesetiaan dalam pernikahan.

Namun, lebih dari sekadar hiburan, kita harus memahami dan merenungi ajaran Islam mengenai perselingkuhan dan zina.

Semoga kita semua dapat menjaga diri dari perbuatan dosa dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.