Hadits Nabi Tentang Keberpihakan Kepada Ilmu Agama dan Ilmu Pengetahuan

AKURAT.CO Islam mengajarkan umatnya untuk menjadi umat yang berpengatahuan baik dalam pengetahuan agama atau umum.
Islam tidak melarang umat Islam mendalami ilmu pengetahuan, baik matematika, fisika, biologi, dan lain sebagainya.
Salah satu bukti bahwa Nabi Muhammad berpihak kepada semua ilmu, baik ilmu agama atau ilmu pengetahuan lainnya disebut dalam sebuah hadits.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin 'Ash, dia berkata:
خرج رسول الله صلى الله عليه وسلم ذات يوم من بعض حجره، فدخل المسجد، فإذا هو بحلقتين إحداهما يقرأون القرآن ويدعون الله والأخرى يتعلمون ويعلمون. فقال النبي صلى الله عليه وسلم: " كل على خير، هؤلاء يقرأون القرآن ويدعون الله، فإن شاء أعطاهم، وإن شاء منعهم، وهؤلاء يتعلمون ويعلمون، وإنما بعثت معلماً " فجلس معهم.
Baca Juga: Manfaat Shalat Lima Waktu bagi Kesehatan Menurut Islam
“Suatu hari Rasulullah SAW keluar kamar menuju masjid. Di masjid ada dua kelompok sahabat. Kelompok pertama sedang membaca Al-Quran dan berdoa kepada Allah SWT. Sedangkan kelompok kedua sedang sibuk mempelajari dan mengajarkan ilmu pengetahuan.
Lalu Nabi SAW bersabda, "Masing-masing kelompok sama-sama dalam kebaikan. Terhadap kelompok yang sedang membaca Alquran dan berdoa kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan doa mereka jika Dia kehendaki, dan doa mereka tidak akan diterima jika Dia tidak berkenan mengabulkan.
Adapun terhadap golongan yang sedang belajar-mengajar, maka sungguh aku pun diutus untuk menjadi seorang pendidik." Kemudian Rasul bergabung bersama mereka." (HR Ibnu Majah).
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









