Cara Mengurangi Pegal - pegal Akibat Duduk Lama yang Efektif dan Mudah di Lakukan

AKURAT.CO Bekerja di depan komputer selama berjam-jam bisa membuat tubuh terasa pegal dan tidak nyaman.
Anda tidak sendirian. Banyak pekerja di kantor yang merasakan hal serupa karena terlalu lama duduk tanpa cukup bergerak. Situasi ini terjadi karena aliran darah terhambat dan otot menjadi kaku, terutama di punggung, leher, dan bokong. Namun, terdapat cara yang praktis dan efisien untuk meredakan rasa pegal ini tanpa mengganggu kinerja Anda.
Baca Juga: Bangun Tidur Badan Pegal? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Penyebab Tubuh Pegal Saat Duduk Terlalu Lama
Aliran Darah Terhambat
Ketika tubuh tetap duduk dalam posisi yang sama terlalu lama, aliran darah menuju otot akan terhambat. Otot membutuhkan pasokan darah yang kaya akan oksigen agar dapat bekerja dengan baik. Tanpa aliran darah yang memadai, otot akan menjadi kaku dan menyebabkan rasa nyeri di punggung, paha, leher, dan bokong.
Otot Kaku dan Lemah
Duduk dalam waktu lama membuat otot tidak berkontraksi seperti yang seharusnya. Posisi yang tidak berubah ini membuat otot punggung, bahu, dan pinggul bekerja lebih keras hingga mengalami kekakuan, pegal dan nyeri. Jika terus dibiarkan, otot-otot ini dapat mengalami atrofi atau melemah, yang meningkatkan risiko cedera.
Tekanan pada Tulang Belakang
Posisi duduk yang tidak nyaman dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan cakram di antara tulang. Ini dapat menyebabkan rasa nyeri di bagian bawah punggung yang terus ada bahkan setelah Anda berdiri atau bergerak.
Gerakan Peregangan untuk Mengurangi Nyeri
Peregangan Leher dan Bahu
Anda bisa melakukan beberapa gerakan sederhana untuk meredakan ketegangan di area leher dan bahu tanpa harus meninggalkan meja. Putar kepala perlahan ke kanan dan kiri, kemudian tundukkan kepala ke depan dan ke belakang. Angkat bahu ke atas, tahan sejenak, lalu turunkan kembali dan ulangi beberapa kali.
Lakukan gerakan ini selama 5-10 menit setiap jam sekali untuk menjaga otot tetap nyaman.
Peregangan Punggung dan Pinggang
Untuk melonggarkan punggung, cobalah gerakan cat-cow dari yoga. Duduklah tegak, lalu lengkungkan punggung ke belakang sambil menarik napas, kemudian bulatkan punggung ke depan sambil menghembuskan napas. Gerakan ini sangat efektif untuk melenturkan tulang belakang dan mengurangi ketegangan di otot punggung.
Anda juga bisa mencoba posisi pose anak dengan duduk di atas tumit, kemudian rentangkan tubuh ke depan dengan tangan lurus di lantai dan tahan posisi ini selama 30 detik hingga satu menit.
Gerakan untuk Kaki dan Bokong
Angkat dan turunkan kaki secara bergantian saat duduk untuk memperlancar aliran darah di kaki. Lakukan squat ringan sambil berpegangan pada kursi untuk mengaktifkan otot bokong dan paha yang kurang bergerak ketika duduk.
Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Badan Pegal Saat Bangun Tidur
Tips Mencegah Pegal Saat Bekerja
Atur Posisi Duduk yang Benar
Postur yang benar sangat penting untuk mencegah pegal. Pastikan punggung Anda tegak dan bersandar di kursi dengan baik. Kaki harus bersentuhan dengan lantai dengan lutut membentuk sudut 90 derajat. Layar komputer sebaiknya sejajar dengan garis pandang atau sedikit lebih rendah supaya leher tetap santai.
Gunakan kursi ergonomis yang dapat mendukung tubuh dalam posisi yang nyaman agar tidak ada beban berlebih di satu titik.
Bergerak Setiap 30 Menit
Hindari duduk terus-menerus lebih dari 30 menit tanpa bangun dan bergerak. Manfaatkan waktu untuk:
Berjalan sebentar ke toilet atau mengambil air minum.
Berdiri saat bekerja jika tersedia meja berdiri
Menyapa kolega secara langsung tanpa mengirim email
Melakukan peregangan ringan di lokasi kerja selama lima menit
Kebiasaan sederhana ini bisa menurunkan risiko nyeri otot hingga 50% menurut studi kesehatan.
Gunakan Bantalan untuk Kursi
Apabila kursi kantor dirasa terlalu keras, pikirkan untuk menggunakan bantalan yang dirancang khusus untuk mengurangi tekanan pada bagian bokong dan punggung bawah. Bantalan ini bisa membantu berat badan tersebar lebih merata sehingga mengurangi ketidaknyamanan pada area yang tertekan.
Olahraga Ringan demi Meningkatkan Kebugaran
Aktivitas Fisik Secara Rutin
Di samping melakukan peregangan saat bekerja, lakukan olahraga dengan rutin setidaknya 30 menit setiap hari. Pilihlah aktivitas yang Anda nikmati seperti berjalan, bersepeda, berenang, atau yoga. Olahraga berfungsi untuk menjaga stamina otot agar tetap lentur dan kuat serta memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh.
Mulailah dengan tingkat intensitas rendah dan secara bertahap tingkatkan sesuai kemampuan fisik Anda.
Latihan untuk Memperkuat Otot Inti
Otot inti yang kuat dapat memberikan dukungan yang lebih baik untuk tulang belakang. Cobalah gerakan jembatan dengan berbaring telentang, tekuk lutut dengan kaki di lantai, kemudian angkat pinggul hingga membentuk garis lurus dari bahu ke lutut. Tahan posisi ini selama 10-15 detik dan ulangi sebanyak 10 kali.
Gerakan plank pun efektif untuk memperkuat otot perut dan punggung secara bersamaan.
Kebiasaan Sehat Lainnya
Pertahankan Hidrasi Tubuh
Mengonsumsi cukup air sepanjang hari membantu menjaga kelembapan otot dan mencegah kram. Dehidrasi bisa memperburuk ketegangan otot dan membuat tubuh lebih mudah pegal. Usahakan untuk meminum setidaknya 8 gelas air setiap hari, atau lebih jika Anda banyak bergerak.
Kelola Stres dengan Baik
Stres yang tidak terkelola dapat menyebabkan ketegangan otot yang berlebihan, terutama di area leher dan bahu. Saat stres, tubuh menghasilkan hormon kortisol yang menyebabkan otot menjadi tegang. Atasi stres dengan teknik pernapasan yang dalam, meditasi, atau melakukan hobi yang menenangkan saat waktu luang.
Perhatikan Kualitas Tidur
Tidur yang cukup dan berkualitas memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memulihkan diri. Pastikan kasur dan bantal yang Anda gunakan mendukung postur tubuh yang baik saat tidur. Usahakan mendapatkan 7-8 jam tidur setiap malam untuk menjaga kebugaran otot dan mencegah rasa pegal yang berlebihan.
Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter
Jika rasa pegal tidak kunjung reda setelah melakukan peregangan dan perubahan gaya hidup, atau bahkan semakin parah, segera temui dokter. Nyeri yang disertai rasa mati rasa, kesemutan, atau kelemahan pada otot bisa menjadi tanda masalah yang lebih serius, seperti saraf terjepit atau penyakit tulang belakang.
Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui akar masalah dan memberikan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.
Pegal - pegal yang disebabkan oleh duduk terlalu lama dapat diredakan dengan melakukan peregangan sederhana secara rutin setiap 30 menit hingga satu jam.
Gabungkan dengan postur duduk yang baik, aktivitas fisik yang teratur, cukup hidrasi, dan manajemen stres yang efektif untuk mendapatkan hasil maksimal.
Ingat, mencegah itu lebih baik daripada mengobati, jadi mulailah menerapkan kebiasaan sehat ini sekarang agar tubuh Anda tetap bugar dan produktif sepanjang hari.
Tia Ayulia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK





