Akurat

Lingkar Hitam di Bawah Mata? Ini Cara Menghilangkannya Tanpa Perawatan Mahal

Eko Krisyanto | 18 Januari 2026, 23:14 WIB
Lingkar Hitam di Bawah Mata? Ini Cara Menghilangkannya Tanpa Perawatan Mahal

AKURAT.CO Lingkaran hitam di bawah mata atau yang kerap disebut mata panda sering kali menjadi keluhan banyak orang, terutama mereka yang memiliki aktivitas padat dan waktu istirahat terbatas. Kondisi ini memang tidak berbahaya secara medis, tetapi dampaknya cukup terasa pada penampilan.

Wajah terlihat lelah, kusam, bahkan terkesan lebih tua dari usia sebenarnya.

Tak sedikit orang langsung mengaitkan mata panda dengan kurang tidur. Padahal, penyebabnya jauh lebih beragam. Mulai dari faktor genetik, gaya hidup, hingga kebiasaan kecil yang kerap diabaikan sehari-hari. Menariknya, mengatasi mata panda tidak selalu harus bergantung pada krim mata mahal atau perawatan klinik yang menguras dompet.

Ada cara-cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah, asalkan dilakukan dengan tepat dan konsisten.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Mata Panda dengan Bahan Alami hingga Produk Viral yang Dipakai Beauty Influencer

Mengapa Mata Panda Bisa Muncul?

Kulit di sekitar mata merupakan area paling tipis di wajah. Di bagian ini, pembuluh darah berada sangat dekat dengan permukaan kulit.

Ketika terjadi gangguan pada sirkulasi darah, penumpukan cairan, atau peningkatan pigmen, area bawah mata akan tampak lebih gelap dibandingkan bagian wajah lainnya.

Kurang tidur memang menjadi faktor paling umum, karena saat tubuh tidak cukup istirahat, aliran darah menjadi kurang optimal dan pembuluh darah di bawah mata tampak lebih jelas. Namun, faktor lain juga berperan besar.

Stres berkepanjangan, misalnya, dapat memicu peradangan ringan dan membuat warna kulit di sekitar mata menggelap.

Paparan sinar matahari tanpa perlindungan juga sering luput disadari.

Sinar UV merangsang produksi melanin berlebih, sehingga area bawah mata lebih mudah mengalami hiperpigmentasi.

Selain itu, kebiasaan menggosok mata terlalu sering, konsumsi garam berlebihan, dehidrasi, hingga alergi juga dapat memperparah kondisi mata panda.

Pada sebagian orang, faktor keturunan turut memengaruhi. Jika orang tua memiliki lingkaran hitam di bawah mata, kemungkinan kondisi serupa muncul pada anak juga lebih besar, meskipun pola hidupnya tergolong sehat.

Perlukah Selalu Krim Mahal untuk Mengatasinya?

Industri kecantikan kerap mempromosikan krim mata dengan harga tinggi sebagai solusi instan. Padahal, tanpa mengubah kebiasaan dasar, krim semahal apa pun tidak akan bekerja optimal. Justru, perawatan sederhana yang menyasar akar masalah sering kali memberikan hasil lebih nyata.

Menghilangkan mata panda tanpa krim mahal bukan berarti tanpa perawatan sama sekali. Kuncinya terletak pada pemulihan sirkulasi darah, pengurangan penumpukan cairan, serta menjaga kesehatan kulit di area mata.

Cara Menghilangkan Mata Panda Tanpa Krim Mahal

Langkah paling mendasar adalah memperbaiki kualitas tidur. Tidur cukup selama 7–9 jam per malam membantu tubuh melakukan regenerasi sel, termasuk pada kulit wajah. Posisi tidur juga berpengaruh. Tidur dengan kepala sedikit lebih tinggi dapat mencegah penumpukan cairan di bawah mata yang menyebabkan tampilan sembap dan gelap.

Kompres dingin menjadi cara sederhana namun efektif. Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan. Kain bersih yang direndam air dingin, es batu yang dibungkus kain, atau sendok logam yang didinginkan di lemari es bisa digunakan selama 10–15 menit pada area mata.

Bahan alami juga dapat dimanfaatkan. Irisan mentimun atau kentang dingin dikenal mampu memberikan efek menyegarkan sekaligus membantu menyamarkan warna gelap.

Kandungan air yang tinggi pada mentimun membantu melembapkan kulit, sementara kentang memiliki sifat mencerahkan ringan.
Kantong teh bekas, terutama teh hijau atau teh hitam, juga bisa menjadi alternatif.

Kandungan antioksidan dan kafein di dalamnya membantu memperbaiki sirkulasi darah. Setelah diseduh dan didinginkan, kantong teh dapat ditempelkan di mata tertutup selama beberapa menit.

Asupan cairan yang cukup tidak kalah penting. Dehidrasi membuat kulit terlihat kusam dan cekung, termasuk di bawah mata. Minum air putih secara teratur membantu menjaga elastisitas kulit dan mencegah penumpukan cairan akibat ketidakseimbangan elektrolit.

Mengurangi konsumsi garam juga patut diperhatikan. Garam berlebih memicu retensi cairan yang membuat area bawah mata tampak lebih bengkak dan gelap.

Mengimbanginya dengan konsumsi buah dan sayuran kaya kalium, seperti pisang dan bayam, dapat membantu menetralkan efek tersebut.

Selain itu, lindungi area mata dari paparan sinar matahari langsung. Menggunakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan bukan sekadar gaya, tetapi juga langkah preventif untuk mencegah hiperpigmentasi di sekitar mata.

Baca Juga: Hilangkan Mata Panda hingga Obati Jerawat, 5 Manfaat Tersembunyi dari Teh Basi untuk Wajah

Kapan Perlu Waspada?

Meski umumnya bersifat kosmetik, mata panda yang muncul tiba-tiba, semakin gelap, atau disertai pembengkakan parah bisa menjadi tanda kondisi tertentu, seperti alergi berat atau gangguan kesehatan lainnya.

Jika perubahan terjadi secara ekstrem dan tidak membaik meski sudah melakukan perawatan dasar, pemeriksaan medis tetap dianjurkan.

Pada akhirnya, mata panda bukan sekadar masalah estetika, tetapi juga sinyal bahwa tubuh membutuhkan perhatian lebih. Mengatasinya dari dalam dan luar menjadi cara paling masuk akal tanpa harus selalu bergantung pada produk mahal.

Mutiara MY (Magang) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R