Perbedaan Demam Dengue dan Demam Berdarah yang Perlu Diketahui

AKURAT.CO Banyak orang masih sering menggunakan istilah demam dengue dan demam berdarah secara bergantian, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup penting.
Memahami perbedaan ini sangat membantu orang tua maupun pasien untuk mengenali gejala sejak dini, menilai tingkat keparahan penyakit, serta menentukan langkah penanganan yang tepat.
Tingkat Keparahan dan Gejala
Perbedaan utama antara demam dengue dan demam berdarah dengue (DBD) terletak pada tingkat keparahan dan manifestasi gejalanya.
Demam dengue merupakan infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Gejalanya bervariasi, mulai dari tanpa gejala hingga demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, nyeri di belakang mata, mual, serta muntah. Sekitar 80 persen kasus demam dengue bahkan tidak menimbulkan gejala yang berat.
Sementara itu, demam berdarah dengue (DBD) adalah bentuk infeksi dengue yang lebih berat.
Kondisi ini ditandai dengan perdarahan, seperti mimisan, gusi berdarah, ruam merah pada kulit, hingga urin bercampur darah.
Pada DBD, kadar trombosit biasanya turun drastis hingga di bawah 100.000/mm³.
Pada kasus berat, dapat terjadi perdarahan serius, termasuk perdarahan internal yang berisiko mengancam nyawa.
Baca Juga: Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Tidak Bau dan Tetap Awet
Pola Demam
Perbedaan juga terlihat pada pola demam. Pada demam dengue, suhu tubuh umumnya naik turun menyerupai bentuk “pelana kuda”.
Sementara pada DBD, fase berbahaya justru sering muncul saat demam mulai turun.
Pada fase kritis ini, risiko kebocoran plasma dan penurunan trombosit meningkat sehingga kondisi pasien dapat memburuk secara cepat.
Penanganan
Penanganan demam dengue yang ringan umumnya dapat dilakukan dengan istirahat cukup, memperbanyak asupan cairan, serta pemantauan kondisi tubuh.
Namun, pada demam berdarah dengue, pasien memerlukan pengawasan medis yang lebih intensif untuk mencegah komplikasi serius, seperti perdarahan hebat dan syok.
Pada intinya, demam dengue adalah infeksi virus dengue yang umumnya bersifat ringan dan dapat ditangani dengan perawatan sederhana.
Sebaliknya, demam berdarah dengue merupakan bentuk yang lebih serius dengan risiko komplikasi tinggi.
Oleh karena itu, mengenali perbedaan keduanya sangat penting agar penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat, sehingga risiko kondisi berbahaya dapat dicegah.
Baca Juga: Deteksi Dini Demam Berdarah: Kenali Gejala Awal dan Tindakan Tepat di Rumah
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto







