Akurat

Dampak Positif Berhenti Merokok bagi Paru-paru, Jantung, dan Kesehatan Mental

Eko Krisyanto | 14 November 2025, 19:59 WIB
Dampak Positif Berhenti Merokok bagi Paru-paru, Jantung, dan Kesehatan Mental
 
AKURAT.CO Berhenti merokok adalah keputusan untuk meninggalkan kebiasaan buruk serta langkah besar menuju tubuh yang lebih sehat dan hidup yang lebih panjang.

Banyak penelitian resmi internasional menunjukkan bahwa tubuh mulai memulihkan dirinya segera setelah seseorang berhenti merokok. 

Mulai dari paru-paru yang kembali bekerja lebih optimal, jantung yang menjadi lebih kuat, hingga kesehatan mental yang meningkat secara signifikan. Semua manfaat ini menjadikan keputusan berhenti merokok sebagai investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik.
 
Manfaat berhenti merokok mencakup peningkatan fungsi organ vital, penurunan risiko penyakit berat, hingga perbaikan kesejahteraan mental.
 
Dilansir dari World Health Organization, berhenti merokok dapat mengembalikan harapan hidup hingga hampir 10 tahun pada individu yang berhenti sebelum usia 30 tahun.
 
WHO juga menjelaskan bahwa tubuh mulai beradaptasi positif segera setelah seseorang menghentikan konsumsi tembakau.
 
Proses pemulihan terjadi dari menit pertama hingga bertahun-tahun setelah berhenti, di mana tekanan darah stabil, aliran darah membaik, dan risiko serangan jantung serta kanker turun secara signifikan. 
 
Perbaikan ini berlangsung sistematis sebagai respon alami tubuh ketika tidak lagi menerima paparan bahan kimia berbahaya dari rokok.
 
Perubahan yang terus berkembang inilah yang menjadi dasar pembahasan dampak positif berhenti merokok bagi paru-paru, jantung, dan kesehatan mental.
 

7 Dampak Positif Berhenti Merokok bagi Paru-Paru, Jantung, dan Kesehatan Mental

1. Paru-paru Mulai Membersihkan Diri dari Penumpukan Racun

Paru-paru mulai memperbaiki fungsi silia (bulu halus di saluran pernapasan) setelah seseorang berhenti merokok.
 
Silia yang kembali aktif membantu mengurangi batuk, meningkatkan kemampuan mengeluarkan lendir, serta menurunkan risiko infeksi.
 
Dalam hitungan minggu, kapasitas paru membaik sehingga napas terasa lebih ringan.

2. Mengurangi Risiko Kanker Paru-paru Secara Bertahap

Berhenti merokok selama 10 tahun dapat menurunkan risiko kanker paru hingga 50% dibandingkan mereka yang tetap merokok.
 
Perbaikan DNA sel yang sebelumnya rusak akibat bahan kimia tembakau juga mulai terjadi sehingga menghambat pertumbuhan sel abnormal.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Risiko penyakit jantung menurun drastis dalam 1 tahun setelah berhenti merokok.
 
Rokok menyebabkan pengerasan pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan serangan jantung, sehingga penghentian konsumsi rokok memungkinkan jantung bekerja lebih normal dan aliran darah menjadi stabil.

4. Memperbaiki Sirkulasi dan Menurunkan Tekanan Darah

Hanya dalam 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah dan denyut nadi mulai kembali ke level normal. Ini menunjukkan bahwa tubuh merespon sangat cepat terhadap perubahan positif setelah nikotin tidak lagi masuk.

5. Meningkatkan Kualitas Pernapasan dan Energi Tubuh

Individu yang berhenti merokok umumnya mengalami peningkatan energi harian karena oksigen dapat dialirkan lebih efisien ke seluruh tubuh. Fungsi paru yang membaik membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.

6. Mengurangi Risiko Banyak Jenis Kanker Lainnya

Berhenti merokok secara signifikan menurunkan risiko kanker mulut, tenggorokan, pankreas, kandung kemih, dan ginjal.
 
Paparan karsinogen menurun drastis, sehingga tubuh mampu memperbaiki kerusakan sel secara lebih efektif.
 

7. Meningkatkan Kesehatan Mental dan Kualitas Hidup

Berhenti merokok terbukti mengurangi kecemasan, depresi, dan stres.
 
Banyak studi menunjukkan bahwa orang yang berhenti merokok memiliki suasana hati yang lebih stabil serta peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan dan kebalikan dari stigma bahwa rokok “membantu meredakan stres."
 
Berhenti merokok memberikan manfaat menyeluruh bagi tubuh, pikiran, memperkuat paru-paru, menyehatkan jantung, serta meningkatkan kesehatan mental. Keputusan ini dapat memperpanjang usia serta meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.
 
Semakin cepat berhenti, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai langkah sehat ini.
 
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R