AKURAT.CO Infeksi saluran kemih (ISK) adalah salah satu penyakit yang sering terjadi namun kerap diabaikan gejalanya. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, terutama wanita, karena struktur anatomi yang membuat bakteri lebih mudah masuk ke kandung kemih.
Infeksi saluran kemih umumnya disebabkan oleh bakteri Escherichia Coli yang berasal dari saluran pencernaan dan masuk ke uretra, lalu berkembang di kandung kemih.
Dilansir dari Mayo Clinic, rasa terbakar saat buang air kecil merupakan salah satu gejala paling umum dari ISK.
Perubahan warna urine dan keinginan untuk terus buang air kecil juga menjadi tanda-tanda yang sering muncul di tahap awal infeksi.
Infeksi ini bisa menyerang siapa pun, namun lebih sering dialami wanita, terutama mereka yang aktif secara seksual, hamil, atau memiliki sistem imun lemah.
Gejalanya dapat muncul dalam waktu singkat setelah bakteri masuk ke saluran kemih, dan jika tidak segera diobati, dapat menyebar ke ginjal serta menimbulkan komplikasi serius. Untuk itu, penting mengenali tanda-tanda awalnya sebelum terlambat.
7 Tanda Awal Infeksi Saluran Kemih yang Wajib Kamu Waspadai
1. Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil (disuria)
Salah satu tanda paling umum ISK adalah sensasi terbakar saat berkemih. Rasa nyeri ini terjadi akibat peradangan pada dinding uretra dan kandung kemih.
2. Keinginan buang air kecil yang mendesak dan sering (urgency & frequency)
Penderita ISK sering merasa ingin buang air kecil terus-menerus, meskipun jumlah urine yang keluar sedikit. Ini merupakan respons tubuh terhadap iritasi di kandung kemih.
3. Urine berwarna keruh atau mengandung darah (hematuria)
Warna urine yang berubah menjadi keruh, kemerahan, atau kecoklatan menandakan adanya sel darah atau nanah akibat infeksi yang cukup parah.
4. Urine berbau tajam atau tidak sedap
Bau urine yang lebih menyengat dari biasanya bisa menjadi tanda adanya pertumbuhan bakteri berlebih di saluran kemih.
5. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul
Tekanan dan nyeri di bagian bawah perut atau panggul sering muncul akibat peradangan pada kandung kemih, terutama pada wanita.
6. Demam dan menggigil
Jika ISK sudah menyebar ke ginjal, tubuh akan memberikan sinyal berupa demam, menggigil, dan rasa tidak enak badan secara umum.
7. Nyeri di punggung atau pinggang
Rasa nyeri di sisi punggung bawah atau pinggang menandakan bahwa infeksi mungkin sudah mencapai ginjal (pyelonefritis) dan membutuhkan penanganan medis segera.
Gejala-gejala di atas bisa muncul secara bersamaan atau bertahap.
Mengenali tanda-tanda tersebut sejak awal dapat membantu mencegah komplikasi lebih lanjut seperti infeksi ginjal atau sepsis.
Setelah memahami gejalanya, penting juga untuk mengetahui penyebab serta langkah pencegahan agar ISK tidak mudah kambuh.
Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK)
- Bakteri Escherichia Coli dari saluran pencernaan yang masuk ke uretra
- Kurangnya kebersihan area genital
- Penggunaan kateter urine dalam jangka panjang
- Aktivitas seksual yang intens tanpa menjaga kebersihan
- Menahan buang air kecil terlalu lama
- Struktur saluran kemih yang abnormal, seperti batu ginjal atau penyempitan uretra
- Sistem imun tubuh yang lemah
Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK):
- Minum banyak air untuk membantu mengeluarkan bakteri dari tubuh
- Jangan menahan buang air kecil terlalu lama
- Bersihkan area genital dari depan ke belakang setelah buang air kecil
- Hindari penggunaan sabun atau produk pembersih yang mengandung bahan kimia keras di area intim
- Buang air kecil segera setelah berhubungan seksual
- Gunakan pakaian dalam berbahan katun agar area genital tetap kering
- Jaga sistem imun dengan pola makan seimbang dan olahraga rutin
Rasa terbakar saat buang air kecil, perubahan warna urin, dan nyeri panggul adalah sinyal awal yang tidak boleh diabaikan.
Dengan menjaga kebersihan, memperbanyak asupan cairan, serta berkonsultasi dengan tenaga medis saat gejala muncul, kamu dapat melindungi diri dari risiko infeksi yang berulang.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)