Cara Mudah Bersihkan Dispenser Air agar Bebas Jamur, Cukup Pakai Bahan-bahan di Dapur

AKURAT.CO Dispenser air menjadi salah satu perangkat penting di rumah, yang memudahkan siapa pun untuk menikmati air minum dengan cepat, baik dingin maupun panas.
Namun, masih banyak orang yang lupa bahwa dispenser juga membutuhkan perawatan rutin, agar tetap bersih dan terhindar dari jamur yang bisa mengganggu kesehatan. Jika tidak dibersihkan secara berkala, bagian dalam dispenser dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur yang memengaruhi kualitas air.
Dilansir dari Wells Malaysia, proses pembersihan dispenser sebaiknya dilakukan secara rutin, idealnya setiap dua minggu sekali, untuk memastikan tidak ada jamur atau bakteri yang menempel pada tangki air maupun keran.
Baca Juga: 5 Tips Mediasi agar Sukses dan Membuahkan Hasil dalam Perspektif Islam
Pembersihan dilakukan di area dapur atau ruang yang memiliki ventilasi baik agar bagian dalam dispenser cepat kering dan tidak lembab. Bahan alami seperti cuka putih dan lemon menjadi pilihan aman untuk digunakan karena mampu mengangkat kotoran tanpa merusak komponen dispenser.
Setelah proses pembersihan selesai, pengguna perlu mengeringkan seluruh bagian dengan kain bersih sebelum digunakan kembali agar tidak ada sisa air yang dapat memicu jamur.
Berikut 7 cara merawat dispenser air agar tidak berjamur dan tetap bersih di rumah
1. Matikan dan cabut dispenser dari sumber listrik. Sebelum mulai membersihkan, pastikan dispenser dalam keadaan tidak terhubung dengan listrik untuk menghindari risiko korsleting atau kejutan listrik.
2. Keluarkan galon dan buang sisa air di dalam tangki. Air yang tersisa di dalam tangki dapat menjadi tempat berkembangnya jamur jika tidak dibuang sebelum proses pembersihan dimulai.
Baca Juga: Ingin Lolos Seleksi Administrasi Rekrutmen BUMN? Simak 5 Tips Penting Ini!
3. Gunakan larutan pembersih alami seperti air hangat dan cuka putih. Campuran ini efektif membunuh bakteri, kuman, serta jamur tanpa merusak permukaan dalam dispenser.
4. Bersihkan keran dan saluran air menggunakan sikat kecil. Area ini sering menjadi tempat penumpukan kotoran dan lumut. Gunakan sikat halus untuk menjangkau sela-sela sempit agar kebersihan maksimal.
5. Lap seluruh bagian luar dispenser. Gunakan kain lembap yang dicelupkan ke air hangat, lalu keringkan dengan kain bersih untuk menghindari noda air atau jamur di permukaan luar.
6. Keringkan seluruh bagian sebelum digunakan kembali. Setelah semua proses pembersihan selesai, pastikan tidak ada bagian yang lembap agar tidak memicu tumbuhnya jamur baru.
7. Lakukan pemeriksaan rutin setiap dua minggu sekali. Jika muncul bau tidak sedap atau air terasa aneh, segera lakukan pembersihan ulang dan pastikan saluran air bebas dari kotoran.
Perawatan rutin dapat menjaga kebersihan air serta memperpanjang umur pemakaian dispenser. Jangan tunggu sampai air terasa berbeda atau muncul bau tidak sedap. Rawat dispenser secara teratur agar kualitas air tetap sehat untuk keluarga tercinta.
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/Magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







