8 Kualitas Hebat yang Membuat Orang Tetap Tenang Saat Dunia Berantakan

AKURAT.CO Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang tampaknya selalu bisa tetap tenang, bahkan saat situasi di sekitarnya mulai berantakan?
Orang-orang seperti ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menjaga ketenangan mereka dan tidak membiarkan frustrasi atau emosi negatif mereka mempengaruhi orang lain.
Dalam dunia yang penuh dengan tekanan dan stres, kemampuan untuk tetap tenang dalam menghadapi tantangan adalah kualitas yang sangat berharga.
Namun, apa yang membuat orang-orang ini begitu kuat secara emosional?
Menurut banyak penelitian psikologi, kemampuan ini bukan sekadar tentang keberuntungan atau kepribadian yang tenang.
Ini adalah hasil dari sejumlah kualitas inti yang mereka miliki dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Orang yang bisa mengelola frustrasi dengan baik cenderung memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, serta kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengatur emosi mereka dengan bijak.
Mereka tidak hanya berfokus pada perasaan mereka sendiri, tetapi juga memiliki empati terhadap orang lain.
Baca Juga: Bagaimana Sikap Kalian Apabila Ada Salah Satu Temanmu yang Belum Melaksanakan Salat Lima Waktu?
Dikutip dari Blog Herald, Kamis (19/12/2024), berikut ini kualitas penting yang sering ditemukan pada orang-orang yang berhasil menjaga ketenangan mereka dan tidak membiarkan frustrasi mereka mempengaruhi orang di sekitar mereka.
1. Kecerdasan emosional
Orang yang mampu mengelola frustrasi tanpa menyebarkannya ke orang lain umumnya memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.
Mereka paham akan perasaan mereka sendiri dan orang lain, serta tahu cara mengendalikannya.
Walau merasa frustrasi, mereka tetap bisa berkomunikasi dengan tenang tanpa menambah ketegangan.
2. Kerentanan (vulnerabilitas)
Kerentanan bukan berarti meledak-ledak atau melampiaskan frustrasi ke orang lain.
Orang yang mampu mengelola frustrasi tahu bagaimana cara jujur dan terbuka mengenai perasaan mereka tanpa menyakiti orang lain.
Mereka mengungkapkan perasaan dengan cara yang bertanggung jawab, menunjukkan bahwa kerentanan adalah kekuatan, bukan kelemahan.
Baca Juga: Sikap Bijak yang Islami Jika Tidak Terpilih Menjadi Pemimpin
3. Empati
Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan orang lain.
Ini sangat membantu orang yang tidak membiarkan frustrasi mereka mempengaruhi orang lain.
Dengan empati, mereka bisa melihat situasi dari sudut pandang orang lain dan merespons dengan cara yang lebih hati-hati, menghindari dampak negatif pada hubungan.
4. Kesabaran
Kesabaran adalah kualitas penting bagi mereka yang bisa tetap tenang dalam situasi yang tidak berjalan sesuai rencana.
Mereka tahu bahwa segala sesuatu butuh waktu dan mereka mampu menunggu tanpa bertindak terburu-buru.
Kesabaran ini membantu mereka menjaga ketenangan dan mencegah reaksi yang merugikan.
Baca Juga: Sikap Tenang Ridwan Kamil Usai Beredar Baliho Pakai Jersey Persib, Bersihkan Saja dan Jangan Balas
5. Kesadaran diri
Orang yang tahu bagaimana cara mengendalikan frustrasi mereka biasanya memiliki kesadaran diri yang tinggi.
Mereka bisa mengenali pemicu frustrasi mereka dan mengambil langkah-langkah untuk menenangkan diri.
Dengan kesadaran ini, mereka bisa mengelola perasaan mereka dengan cara yang tidak membebani orang lain.
6. Komunikasi yang efektif
Komunikasi yang jelas dan efektif sangat penting saat menghadapi frustrasi.
Orang yang mengelola frustrasi dengan baik mampu mengungkapkan apa yang mengganggu mereka tanpa menyalahkan orang lain.
Mereka lebih memilih untuk bekerja sama mencari solusi daripada memperburuk masalah.
7. Akuntabilitas
Orang yang tidak membiarkan frustrasi mereka mempengaruhi orang lain biasanya sangat bertanggung jawab atas perasaan mereka.
Mereka tahu bahwa meski tidak bisa mengontrol segala hal, mereka dapat mengontrol cara meresponsnya.
Mengambil tanggung jawab atas perasaan ini membantu mereka tumbuh dan berkembang.
8. Ketahanan
Ketahanan adalah kualitas terakhir yang dimiliki orang yang bisa tetap tenang saat menghadapi frustrasi.
Mereka tahu bahwa tantangan dan hambatan adalah bagian dari kehidupan dan mereka belajar dari pengalaman tersebut untuk menjadi lebih kuat.
Ketahanan mereka membuat frustrasi tidak menguasai mereka atau hubungan mereka.
Menjaga ketenangan di tengah tekanan bukanlah hal yang mudah, namun orang-orang yang berhasil melakukannya memiliki kualitas-kualitas emosional yang kuat.
Kecerdasan emosional, empati, kesabaran dan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif adalah beberapa kualitas yang membantu mereka mengelola frustrasi dengan cara yang sehat dan tidak merugikan orang lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









