AKURAT.CO - Kehadiran Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Origami menjadi jawaban untuk menyediakan sumber daya manusia (SDM) apoteker dan tenaga teknis kefarmasian yang profesional dan berkompeten.
Kebutuhan akan SDM Apoteker dan tenaga teknis kefarmasian yang profesional dan andal menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Aspek profesionalitas dan kompetensi sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai permintaan masyarakat akan layanan farmasi yang semakin kompleks.
PAFI Origami (pafiorigami.org) hadir untuk menjawab permintaan masyarakat tersebut. Serangkaian program telah disiapkan oleh organisasi yang menaungi para apoteker dan tenaga teknis farmasi tersebut untuk meningkatkan kualitas mereka. Di antaranya dengan mengadakan pelatihan baik dalam bentuk seminar maupun workshop.
Di samping itu, PAFI Origami juga mengirimkan apoteker dan tenaga teknis farmasi untuk mengikuti pelatihan di berbagai lembaga pendidikan kefarmasian. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dibiang kefarmasian.
Para tenaga apoteker dan tenaga teknis kefarmasian ini mendapat pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dibidang manajemen farmasi atau yang berkaitan dengan pengelolaan obat-obatan yang mencakup aspek pengendalian stok, pengeluaran obat, manajemen klaim, penagihan, dan pelaporan.
Tidak hanya itu, PAFI Origami juga menyediakan pelatihan dibidang teknologi informasi dan komunikasi mengingat saat ini pengerjaan manajeman farmasi telah melibatkan teknologi digital.
Melalui berbagai pelatihan itu diharapkan skill apoteker dan tenaga teknis kefarmasian akan terus terasah dan ilmu pengetahuan mereka dapat bertambah. Sehingga dengan demikian layanan farmasi yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Adanya pelatihan yang disediakan PAFI Origami juga akan menjadikan apoteker dan tenaga teknis kefarmasian menjadi sumber daya manusia (SDM) yang sanggup menghadapi dinamika dalam bidang kefarmasian. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat dihadapkan oleh perubahan yang cepat diberbagai bidang, khususnya bidang kefarmasian.
Tentang PAFI
Keberadaan ahli farmasi Indonesia telah ada sejak Proklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Para ahli farmasi telah berjuang bahu membahu dengan semua golongan masyarakat, untuk melenyapkan penjajahan dari muka bumi Indonesia, serta turut aktif mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemudian ikut serta dalam Pembangunan Masyarakat dan Negara.
Oleh karena itu, ahli farmasi Indonesia merupakan salah satu potensi pembangunan yang tidak pernah absen dalam perjuangan pembangunan begara. Sebagai salah satu potensi pembangunan sesuai fungsinya, ahli farmasi Indonesia disamping tugas keseharian, tetap ikut serta mempertinggi taraf kesejahteraan umum, khususnya dibidang kesehatan masyarakat dan farmasi.
Kemudian pada tanggal 13 Februari 1946, di Yogyakarta dibentuklah suatu organisasi yang dinamakan “Persatuan Ahli Farmasi Indonesia “ sebagai wadah untuk menghimpun semua tenaga yang bakti karyanya di bidang farmasi, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia selanjutnya disingkat “PAFI.
PAFI dan Pengurus Pusat PAFI berkedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berasaskan Pancasila,. PAFI adalah organisasi profesi yang bersifat kekaryaan dan pengabdian.
Adapun tujuan PAFI adalah :
1. Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
2. Mewujudkan Derajat Kesehatan yang Optimal bagi Masyarakat Indonesia.
3. Mengembangkan dan meningkatkan Pembangunan Farmasi Indonesia
4. Meningkatkan Kesejahteraan Anggota []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








