Transformasi Digital Berikan Kesetaraan Akses untuk Pelayanan Kesehatan di Indonesia

AKURAT.CO - Zoom, platform kolaborasi pintar yang lengkap untuk membuat koneksi menjadi lebih mudah, interaktif, dan dinamis bagi bisnis dan individu, mengungkapkan bahwa transformasi digital (digitalisasi) telah berkontribusi pada kesetaraan akses layanan kesehatan yang lebih berkualitas di Indonesia.
Langkah ini sekaligus bisa menekan keterbatasan layanan kesehatan yang masih lebih banyak terkonsentrasi di pulau Jawa.
Meski asuransi kesehatan sosial (Jaminan Kesehatan Nasional) dilaporkan telah menjangkau 90% dari populasi Indonesia, akses tetap menjadi isu utama, sebab permintaan terhadap layanan kesehatan yang berkualitas jauh melampaui ketersediaan layanan.
“Pelajaran dari beberapa krisis kesehatan yang pernah terjadi sebelumnya mungkin bisa memberikan jawaban, di mana dalam beberapa tahun terakhir, konsultasi virtual terbukti telah menjadi solusi yang efektif. Jika diterapkan pada seluruh rangkaian layanan kesehatan, maka solusi telehealth dan komunikasi berbasis video dapat menjadikan layanan kesehatan lebih mudah diakses, nyaman, dan terjangkau,” ujar Ricky Kapur, Head of Asia-Pacific Zoom.
Baca Juga: Zoom Luncurkan Fitur Baru Bertenaga AI Yang Dapat Membuat Ringkasan Rapat
Ricky menambahkan, lembaga-lembaga kesehatan perlu mengoptimalisasi tenaga medis yang ada untuk mengatasi kesenjangan akses terhadap layanan berkualitas.
Selain menghemat waktu dan biaya bagi pasien, konsultasi virtual menjadikan proses pelayanan lebih produktif bagi para tenaga medis. Dokter tidak hanya bisa melayani lebih banyak pasien, tetapi juga dapat memprioritaskan konsultasi tatap muka bagi pasien yang membutuhkan perawatan lebih kritis.
Digitalisasi tersebut juga membantu kinerja tenaga medis agar bekerja dengan lebih efisien dan menghemat biaya.
Tenaga medis, khususnya di daerah yang sulit dijangkau, akan sangat merasakan manfaat digitalisasi ini, sebab mereka dapat memberikan pelayanan kesehatan utama yang lebih baik kepada pasien - meski dengan keterbatasan sumber daya.
Perawatan secara virtual pun lebih dari sekadar mengatur janji temu antara pasien dan dokter. Petugas administrasi rumah sakit dapat mengumpulkan para staf dari berbagai departemen dan gedung secara virtual untuk pengumuman rutin dan komunikasi darurat.
Pada akhirnya, penerapan teknologi pada layanan kesehatan memungkinkan tenaga medis untuk bekerja dengan lebih efisien, efektif, dan membantu mereka memberikan layanan terbaik bagi pasien, demi visi untuk menyediakan layanan kesehatan berkualitas yang setara bagi para pasien di Indonesia, di mana pun berada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









