Akurat

Mengantuk Saat Mulai Belajar? Ternyata Ini Penyebabnya

| 24 September 2023, 03:00 WIB
Mengantuk Saat Mulai Belajar? Ternyata Ini Penyebabnya

AKURAT.CO Saat mulai membaca dan belajar, seringkali kita mengalami gejala mengantuk yang mengganggu konsentrasi kita.

Setelah beberapa halaman atau beberapa menit dalam sesi belajar, mata akan mulai berat, kepala terasa pusing, dan kualitas belajar mulai menurun.

Fenomena ini tidak jarang terjadi dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini penyebab mengantuk saat mulai membaca dan belajar.

Baca Juga: Merasa Mengantuk Seharian, Tanda Apa?

1. Faktor Kelelahan Fisik

Salah satu penyebab paling umum mengapa kita merasa mengantuk saat membaca atau belajar adalah kelelahan fisik. Aktivitas fisik yang berlebihan, kurang tidur, atau pola tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan tubuh menjadi lelah.

Ketika tubuh lelah, otak cenderung mengirimkan sinyal untuk beristirahat, yang dapat membuat seseorang merasa mengantuk. 

Cobalah untuk tidur yang cukup setiap malam dan atur pola tidur. Berolahraga secara teratur juga dapat membantu meningkatkan energi. Selain itu, saat merasa mengantuk saat belajar, cobalah untuk berdiri sejenak, berjalan-jalan singkat, atau melakukan gerakan ringan untuk menghilangkan rasa kantuk.

2. Kurangnya Minum Air

Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan energi dan konsentrasi. Banyak orang seringkali lupa untuk minum air saat mereka tenggelam dalam buku atau materi pembelajaran. Ketika tubuh kekurangan cairan, itu dapat menyebabkan kelelahan dan mengantuk.

Pastikan untuk minum air yang cukup sepanjang hari, terutama saat belajar atau membaca. Sediakan botol air di sebelah Anda untuk mengingatkan minum secara teratur.

3. Kondisi Lingkungan yang Tidak Mendukung

Lingkungan tempat  belajar atau membaca juga dapat memengaruhi tingkat konsentrasi dan kantuk. Lingkungan yang terlalu panas, terlalu dingin, berisik, atau terlalu nyaman (misalnya kursi yang terlalu empuk) dapat mengganggu konsentrasi dan membuat mengantuk.

Cobalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan bebas gangguan. Pilih tempat yang tenang dan cukup terang. Juga, pastikan suhu ruangan nyaman dan gunakan kursi yang mendukung postur tubuh yang baik.

4. Diet yang Tidak Sehat

Makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat berdampak signifikan pada tingkat energi dan kantuk. Konsumsi makanan berat, berlemak, atau berkarbohidrat tinggi dapat membuat kita merasa lemas dan mengantuk setelahnya.
 
Selain itu, makanan yang mengandung gula berlebih juga dapat menyebabkan lonjakan energi yang diikuti oleh kelelahan.

Cobalah untuk mengonsumsi makanan seimbang yang kaya akan protein, serat, dan nutrisi. Hindari makanan berat sebelum sesi belajar atau membaca. Juga, batasi konsumsi gula dan kafein, karena keduanya dapat menyebabkan fluktuasi energi yang drastis.

5. Kebosanan atau Tidak Minat

Belajar atau membaca topik yang tidak menarik atau tidak sesuai dengan minat dapat menyebabkan rasa bosan dan mengantuk. Ketika tidak tertarik pada materi yang sedang dipelajari, otak mungkin cenderung berpikir tentang hal-hal lain yang lebih menarik.

Cobalah untuk menemukan cara untuk membuat materi pembelajaran lebih menarik bagi diri sendiri. Ini bisa melibatkan mencari aplikasi praktis dari apa yang akan dipelajari atau menciptakan tantangan untuk diri sendiri saat membaca. Juga, jangan ragu untuk mengambil istirahat singkat jika merasa benar-benar tidak fokus.

6. Kondisi Kesehatan

Dalam beberapa kasus, mengantuk saat membaca atau belajar dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendasari, seperti sleep apnea, anemia, atau gangguan tidur lainnya.

Jika seseorang secara konsisten mengalami rasa kantuk yang berlebihan saat membaca atau belajar, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis.

Mengatasi kantuk saat membaca atau belajar adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam proses pembelajaran. Dengan tidur yang cukup, diet seimbang, lingkungan belajar yang baik, dan minum air yang cukup, seseorang dapat mengatasi kantuk dan mencapai hasil belajar yang lebih baik.[]
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.