Brachial Plexus Injury: Pengertian, Penyebab, Dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO, Brachial Plexus merupakan kerusakan pada bagian teratas saraf jaringan yang dapat mengakibatkan injury atau cedera.
Brachial Plexus Injury cenderung terjadi ketika bahu tertekan ke bawah sementara leher tertarik ke atas atau bagian saraf bawah cenderung terluka ketika tangan tertarik atau ditarik paksa ke atas kepala.
Brachial Plexus Injury yang ringan umumnya terjadi pada kontak fisik saat olahraga, persalinan, dan kondisi kesehatan tertentu seperti, tumor atau peradangan yang bisa mempengaruhi jaringan saraf.
Sedangkan untuk kasus cedera yang paling parah biasanya terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, yang mana dapat menyebabkan tangan mati rasa atau lumpuh dan tertekan dengan kaku.
Baca Juga: Segala Macam Bahaya Tindik Mulut, Dari Infeksi hingga Kerusakan Saraf
Penyebab Brachial Plexus Injury
Dikutip dari hellosehat pada Selasa (12/9/2023), terdapat beberapa penyebab yang memicu terjadinya brachial plexus injury yakni sebagai berikut:
1. Kontak fisik saat berolahraga, seperti sepak bola, gelut, dan lainnya.
2. Proses persalinan yang sulit, seperti posisi bayi yang sungsang atau karena waktu persalinan yang lama dapat menyebabkan bahu bayi tersangkut di jalur lahir.
3. Peradangan yang mengakibatkan kerusakan saraf brachial plexus, salah satunya disebabkan oleh kondisi sindrom parsonage-turner.
4. Tumor non kanker atau kanker yang timbul di brachial plexus yang menyebar ke jaringan saraf dan dapat mengakibatkan tekanan pada brachial plexus.
5. Radioterani kanker yang dapat menjadi salah satu penyebab dari brachial plexus injury.
Sebagai informasi, brachial plexus injury umumnya terjadi pada usia muda dan usia produktif, biasanya diakibatkan dari suatu kecelakaan lalu lintas dengan mengendarai motor.
Cara Mengatasi Brachial Plexus Injury
Gejala brachial plexus injury tentunya menjadi persoalan kesehatan yang perlu diperhatikan secara intens. Jika gejala yang di alami semakin parah, dan tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kelumpuhan permanen pada jaringan saraf tangan, dan akan terlihat kaku atau menekuk.
Untuk mengatasi brachial plexus injury harus dilihat dari tingkat keparahannya terlebih dahulu. Kenapa demikian? karena cara mengatasi brachial plexus ringan, seperti saraf yang tertarik itu bisa saja sembuh dengan sendirinya tanpa harus diobati.
Di sisi lain, pembedahan juga harus dilakukan secepat mungkin, setidaknya dalam 6-7 bulan. Setelah kejadian kecelakaan, jika lebih dari waktu tersebut akan menyebabkan otot-otot tidak berfungsi lagi.
Proses lainnya ialah dengan pencangkokan saraf, transfer saraf, hingga transfer otot atau tendon dari area lain tubuh untuk menggantikan jaringan yang rusak akibat cedera brachial plexus injury.
Rasa sakit akibat gejala brachial plexus injury sering digambarkan sebagai rasa nyeri yang luar biasa, hal inilah yang akhirnya membuat dokter meresepkan obat pereda sakit jenis opiat untuk mengurangi rasa sakit pada bagian tubuh yang mengalami brachial plexus injury.
Untuk itu, lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga fisik, hindari mengangkat barang-barang yang terlalu berat, dan berhati-hatilah dalam berkendara, karena kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama dari gejala beachial plexus injury. (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok






