Melalui UI Battleground 2023, AVGI Dukung Keberlanjutan Industri Esports Indonesia

AKURAT.CO Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar acara penutupan program kerja strategisnya, UI Battlegrounds 2023 beberapa waktu lalu.
Acara penutupan ini menyajikan pertandingan final Mobile Legends antara tim perwakilan dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang (Udinus Esports) dan Binus University (Binusian Gaming).
Acara ini juga turut dihadiri para tamu undangan yaitu Rob Clinton Kardinal sebagai Chairman of Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI), Mohammad Anindya Pohan sebagai tokoh Esports nasional, dan beberapa Roster MLBB ONIC Esports.
Dalam sambutannya, Rob Clinton sangat mengapresiasi BEM UI yang punya perhatian terhadap komunitas esports Indonesia. Ia juga mendorong para pegiat esports yang hadir untuk terus mengawal dan menjaga keberlanjutan komunitas esports Indonesia.
Baca Juga: Yusril: Putusan MK Nomor 90/2023 Ihwal Pencalonan Gibran Tidak Melanggar Norma Etik Hukum
“Besar harapan dari Saya dan AVGI kedepannya, teman-teman komunitas esports Universitas Indonesia dan juga para peserta menjadi motor penggerak industri esports dan games di Indonesia, salah satunya melalui AVGI," kata Clinton yang juga merupakan Alumni FE UI 2011, dikutip Kamis (28/12/2023).
"Kami dari AVGI sangat terbuka bagi teman-teman dari komunitas esports Indonesia yang punya kepedulian dan semangat untuk memajukan industri esports dan games di Indonesia," sambungnya.
Sementara itu, Anindya Pohan turut memberikan semangat kepada tim Udinus Esports dan Binusian Gaming yang akan bertanding memperebutkan juara satu. Ia juga mendorong teman-teman komunitas esports untuk mengawal keberlanjutan dari industri esports dan game Indonesia.
“Kita sebagai gamers jangan hanya mengambil peran sebagai penikmat industri esports saja, namun kita sebagai kaum intelektual, wajib juga untuk turut mengkritisi kebijakan, mengawasi perkembangan industri, dan juga membuat kajian-kajian ilmiah demi keberlanjutan dari industri esports dan games di Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, dukungan dari komunitas di tingkat universitas menjadi hal yang sangat penting untuk kemajuan dan keberlanjutan esports di Tanah Air.
“Saya percaya, tanpa peran aktif mahasiswa, khususnya komunitas esports ditingkat universitas, industri dan komunitas esports di Indonesia tidak akan berkelanjutan. Maka ayolah Kita bersama-sama menjaga dan mengawal industri dan komunitas yang Kita cintai bersama ini," ucapnya.
Kemudian Wakil Ketua BEM UI, Shifa Anindya Hartono pun mengapresiasi berjalannya program kerja UI Battleground 2023. Sebab, program ini tetap mampu menunjukkan eksistensinya pasca masa pandemi selesai.
Baca Juga: Respons TKN Soal Rumor Pecahan PPP Dukung Prabowo-Gibran: Kalau Ada yang Bergabung, Kita Sambut
Menurutnya, ini membuktikan bahwa antusiasme dari universitas-universitas di seluruh Indonesia terhadap kegiatan esports masih tinggi dan eksistensi esports dikalangan mahasiswa dari seluruh Indonesia cenderung meningkat.
Adapun, acara Grand Closing UI Battlegrounds diakhiri dengan pertandingan final cabang Mobile Legends yang mempertemukan Udinus Esports dan Binusian Gaming. Pada partai pamungkas ini, Binusian Gaming didaulat sebagai juara 1 usai menyelesaikan pertandingan sengit dengan hasil pertandingan 3-2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





