iPhone 16e Jadi Eksperimen Penting Apple, Harga Lebih Tinggi?

AKURAT.CO iPhone 16e membawa perubahan signifikan dibandingkan dengan iPhone SE generasi ketiga yang digantikannya.
Dengan desain modern, layar OLED, Face ID, chip A18 terbaru, Apple Intelligence, kamera 48MP, baterai yang tahan hingga 26 jam, USB-C dan modem C1, perangkat ini menawarkan spesifikasi yang jauh lebih canggih.
Namun, yang membuat iPhone 16e benar-benar menarik perhatian adalah perubahan harga yang cukup mencolok.
Jika iPhone SE 3 dibanderol mulai dari $429 (sekitar Rp7 jutaan), iPhone 16e hadir dengan harga awal $599 (sekitar Rp9,7 jutaan). Perbedaan $170 (sekitar Rp2,7 jutaan) ini menunjukkan langkah berani Apple dalam mengubah strategi produk entry-level mereka.
Tidak seperti biasanya, Apple tidak menambahkan iPhone 16e sebagai pilihan baru dalam jajaran produknya, melainkan menggantikan iPhone SE sepenuhnya. Saat ini, tidak ada iPhone SE 4 dan model generasi ketiga sudah tidak lagi tersedia di situs resmi Apple.
Langkah ini menjadi eksperimen penting bagi Apple. Mereka bertaruh bahwa cukup banyak konsumen yang sebelumnya tertarik pada iPhone SE akan bersedia membayar lebih untuk spesifikasi dan fitur yang lebih canggih pada iPhone 16e.
Baca Juga: Apple Luncurkan Modem Seluler Kustom 'C1' di iPhone 16E
Namun, ada risiko yang jelas, yaitu tidak semua pengguna yang nyaman membayar $429 (sekitar Rp7 jutaan) akan setuju untuk mengeluarkan $599 (sekitar Rp9,7 jutaan).
Apple menghadapi pertanyaan besar: Apakah keuntungan dari penjualan iPhone yang lebih mahal kepada lebih sedikit orang akan lebih tinggi daripada penjualan model yang lebih murah dengan volume lebih besar?
Dikutip dari 9to5Mac, Jumat (21/2/2025), hasil dari eksperimen ini akan menentukan arah strategi Apple di segmen entry-level pada masa mendatang.
Jika penjualan iPhone 16e berhasil memberikan keuntungan lebih besar, maka titik harga $400 (sekitar Rp6,5 jutaan) kemungkinan besar akan ditinggalkan selamanya.
Namun, jika tidak, mungkin kita akan melihat kembalinya model iPhone SE di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









