Standar Baru Susu Formula dari Susu Segar Hadir

AKURAT.CO Pemenuhan gizi anak sejak usia dini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal. Karena itu, para orang tua kini semakin selektif dalam memilih produk susu yang dikonsumsi anak, tidak hanya memperhatikan kandungan gizinya tetapi juga proses produksi yang digunakan.
Selama ini, banyak orang tua fokus membaca informasi nilai gizi pada kemasan, seperti kandungan protein, lemak, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya. Namun, aspek yang sering terlewat adalah bagaimana susu tersebut diproses sebelum sampai ke tangan konsumen.
Proses produksi susu formula yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan seperti pemanasan berulang, homogenisasi, evaporasi, hingga pengeringan dapat memengaruhi struktur alami susu. Karena itu, muncul inovasi baru berupa susu formula berbahan susu segar yang diproduksi melalui proses One-Step Fresh untuk membantu menjaga kualitas bahan baku sejak awal.
Proses Produksi Pengaruhi Kualitas Gizi Susu
Dalam industri susu formula, tahapan produksi yang kompleks memang diperlukan untuk memenuhi standar keamanan dan stabilitas produk. Namun, sejumlah kajian ilmiah menunjukkan bahwa pemanasan berulang dan pengolahan intensif dapat mengubah struktur protein serta komponen penting lainnya di dalam susu.
Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi kualitas zat gizi, tingkat kecernaan, hingga kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, kualitas susu tidak hanya ditentukan oleh banyaknya kandungan gizi yang tercantum pada label, tetapi juga oleh bagaimana zat gizi tersebut dipertahankan selama proses produksi.
Doktor di bidang Ilmu Gizi, Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz, mengatakan bahwa kebiasaan orang tua memperhatikan label nutrisi merupakan langkah yang sangat penting dalam memilih produk susu untuk anak.
"Tetapi, kebiasaan ini penting untuk memperhatikan ketersediaan komposisi zat gizi dalam produknya. Perlu diketahui jika nama bahan yang tercantum di urutan pertama pada daftar komposisi mencerminkan kandungan utama dari produk tersebut," ujar Dr. Arif Sabta Aji.
Menurutnya, pemahaman terhadap bahan baku utama dan proses produksi menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas produk yang akan dikonsumsi anak setiap hari.
One-Step Fresh Hadir sebagai Inovasi Baru
Sejalan dengan perkembangan teknologi pangan, industri susu kini mulai mengembangkan metode produksi yang lebih sederhana dan terukur tanpa mengurangi aspek keamanan produk.
Salah satu pendekatan yang mulai diperkenalkan adalah proses One-Step Fresh yang menggunakan susu segar sebagai bahan baku utama dan diolah melalui satu tahapan produksi yang lebih ringkas.
Pendekatan tersebut dikembangkan untuk membantu menjaga kesegaran bahan baku, mempertahankan kandungan zat gizi alami, sekaligus meminimalkan perubahan struktur protein selama proses pengolahan.
Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa jalur produksi yang lebih singkat dapat membantu menjaga kualitas bahan baku dan mengurangi dampak pengolahan terhadap komponen nutrisi penting di dalam susu.
Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa Air Susu Ibu (ASI) merupakan pilihan terbaik bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan. Penggunaan susu formula hanya dianjurkan dalam kondisi tertentu berdasarkan pertimbangan medis dan konsultasi dengan tenaga kesehatan.
Dr. Arif Sabta Aji kembali menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memahami komposisi produk sebelum memutuskan memberikan susu formula kepada anak.
Orang tua juga disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan guna memastikan pilihan nutrisi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak dan kondisi kesehatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 8Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat






