Rahasia Bikin Gorengan Tetap Crispy Meski Sudah Dingin, Begini Triknya

AKURAT.CO Siapa yang tidak tergoda saat melihat gorengan panas dengan lapisan tepung yang garing? Namun gorengan yang sebelumnya renyah, sering kali berubah menjadi lembek setelah beberapa saat.
Untuk menghindarinya, penting untuk mengetahui beberapa trik agar gorengan yang dibuat tetap renyah dan tahan lama.
Artikel ini membahas faktor penentu kerenyahan gorengan dan cara mencegah gorengan menjadi lembek.
Penyebab Gorengan Mudah Lembek
Bahan yang digunakan masih mengandung banyak air atau kelembapan, sehingga saat digoreng lapisan menjadi tidak optimal.
Minyak goreng tidak cukup panas atau terlalu banyak bahan yang dimasukkan sekaligus, menyebabkan suhu minyak turun dan gorengan menyerap banyak minyak.
Adonan tepung yang kurang tepat.
Penyimpanan atau penirisan yang kurang baik.
Tips Gorengan Tetap Renyah dan Tidak Lembek
Gunakan campuran tepung yang tepat - Campurkan lebih dari satu jenis tepung, tekstur luar gorengan dapat lebih garing dan tahan lama. Misalnya tepung terigu+tepung beras+tepung tapioka/maizena.
Tambahkan air dingin dan baking soda - Adonan yang dibuat dengan air dingin untuk membantu menjaga suhu adonan rendah sehingga lapisan gorengan lebih garing. Baking soda untuk membantu membentuk bagian dalam yang ringan dan berongga.
Pastikan minyak panas dengan suhu ideal dan gunakan cukup banyak minyak - Minyak yang ideal suhunya sekitar 170-180°C yang membuat gorengan cepat matang dan lapisan luar terbentuk dengan baik. Jangan menggoreng terlalu banyak bahan sekaligus.
Tiriskan dan simpan dengan cara yang benar - Setelah digoreng, jangan langsung menutup gorengan atau menyimpannya saat masih panas dalam wadah tertutup. Biarkan uap keluar, minyak turun, kemudian simpan dalam wadah dengan sirkulasi udara agar lapisan luar tetap garing.
Keringkan bahan sebelum digoreng - Jika bahan utama masih sangat basah, akan membuat adonan melempem saat digoreng. Keringkan terlebih dahulu.
Tips Tambahan
Potong bahan dengan ketebalan yang pas agar bagian dalam matang sempurna dan bagian luar tetap garing.
Saat ingin menyajikan gorengan yang sudah dingin, hindari microwave karena bisa membuat tekstur makin lembek. Lebih baik panaskan ulang di oven atau wajan tanpa tambahan minyak banyak.
Untuk jenis gorengan tertentu seperti cireng, selain adonan dan minyak, penggorengan segera setelah pembuatan dan minyak yang cukup banyak menjadi penting agar tidak lembek.
Dengan mengikuti beberapa cara di atas, Anda bisa membuat gorengan yang tidak hanya gurih dan menggoda saat baru digoreng, namun tetap renyah setelah beberapa saat.
Kerenyahan tidak hanya berasal dari satu faktor tetapi kombinasi bahan, suhu, teknik dan penyimpanan. Selamat mencoba!
Laporan: Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








