Tips Memilih Susu Rendah Kalori yang Aman dan Efektif untuk Diet

AKURAT.CO Menjalani diet sehat tidak hanya soal mengurangi porsi makan, tetapi juga memilih asupan minuman yang tepat.
Salah satu pilihan yang banyak diminati adalah susu rendah kalori, karena tetap memberikan nutrisi penting tanpa menambah asupan energi berlebih.
Namun, agar diet berjalan aman dan efektif, pemilihan jenis susu perlu dilakukan dengan cermat.
Berikut panduan memilih susu rendah kalori yang cocok untuk program diet.
Ada beberapa jenis susu yang umum dijadikan pilihan saat diet, antara lain:
Baca Juga: Cara Mencuci Gamis Sifon agar Tetap Awet dan Tidak Mengkerut
-
Susu skim, mengandung lemak dan kalori yang sangat rendah.
-
Susu kedelai, sumber protein nabati dengan kandungan lemak jenuh yang rendah.
-
Susu oat, kaya serat yang membantu menahan rasa lapar dan menjaga kestabilan gula darah.
-
Susu almond tanpa pemanis, rendah kalori dan lemak, serta cocok bagi penderita intoleransi laktosa.
-
Hemp milk, dibuat dari biji hemp, bertekstur mirip susu sapi tetapi lebih rendah kalori dan karbohidrat.
-
Susu flaxseed, kaya omega-3 dan serat, dengan sekitar 49 kalori per gelas sehingga ideal untuk diet rendah kalori.
Cara Memilih Susu Rendah Kalori yang Aman untuk Diet
-
Perhatikan Kandungan Lemak
Lemak menyumbang kalori cukup tinggi. Pilih susu dengan kadar lemak paling rendah untuk membantu menjaga defisit kalori.
-
Cek Kandungan Gula Tambahan
Hindari susu dengan gula berlebih karena dapat menghambat penurunan berat badan. Pilih produk tanpa pemanis atau dengan kadar gula minimal. -
Sesuaikan dengan Kebutuhan Kalori Harian
Konsumsi susu sebaiknya disesuaikan dengan total kebutuhan kalori harian agar diet tetap seimbang dan tidak berlebihan.
-
Pilih Jenis Susu Sesuai Kebutuhan
Setiap jenis susu memiliki keunggulan berbeda. Pilih sesuai tujuan diet, kondisi tubuh, dan toleransi terhadap laktosa.
-
Utamakan Kandungan Vitamin dan Mineral
Susu rendah kalori tetap sebaiknya mengandung vitamin dan mineral penting, terutama kalsium dan vitamin D, untuk mendukung kesehatan tulang.
-
Pilih Sesuai Selera
Memilih susu yang rasanya disukai membantu diet dijalani lebih konsisten tanpa merasa tersiksa.
-
Pertimbangkan Susu Organik
Susu organik umumnya berasal dari bahan alami tanpa hormon tambahan, sehingga dinilai lebih aman dan sehat untuk konsumsi jangka panjang.
Memilih susu rendah kalori untuk diet tidak bisa sembarangan. Perhatikan jenis susu, kandungan lemak dan gula, serta nutrisi tambahan yang dimilikinya.
Pilih susu yang sesuai dengan selera dan kebutuhan kalori harian agar program diet tetap sehat, efektif, dan mudah dijalani.
Baca Juga: Hak Peserta Magang Resmi Diatur Permenaker, Ini Daftarnya
Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








