Jangan Syok, Ternyata Ini Rahasia jika Bestie Rutin Mengonsumsi Kurma

AKURAT.CO Kurma menjadi salah satu makanan yang paling dicari menjelang Ramadhan, baik karena nilai religiusnya maupun manfaat kesehatannya.
Dalam Al-Qur'an, kurma disebut sebagai buah yang penuh keutamaan, sementara dari sisi ilmiah, kandungan nutrisinya terbukti memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.
Baca Juga: Ustadz Lufaefi: Abu Dujanah dan Pohon Kurma, Kisah yang Membuat Rasulullah Menangis
Kandungan Gizi Kurma
Menurut Healthline, dalam 100 gram kurma terkandung berbagai nutrisi penting, seperti:
- Kalori: 277
- Karbohidrat: 75 gram
- Serat: 7 gram
- Protein: 2 gram
- Kalium: 15 persen dari kebutuhan harian
- Magnesium: 13 persen dari kebutuhan harian
- Tembaga: 40 persen dari kebutuhan harian
- Mangan: 13 persen dari kebutuhan harian
- Zat Besi: 5 persen dari kebutuhan harian
- Vitamin B6: 15 persen dari kebutuhan harian
Dengan kandungan nutrisinya yang kaya, kurma menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Kurma kaya akan serat, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Konsumsi serat yang cukup dapat membantu mencegah sembelit dan melancarkan pencernaan, menjaga kadar gula darah tetap stabil, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), mengurangi risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe dua, stroke dan kanker kolorektal.
2. Mencegah Penyakit Kronis
Kurma mengandung berbagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. Beberapa antioksidan utama dalam kurma meliputi:
- Karotenoid (baik untuk kesehatan mata).
- Flavonoid (berperan dalam melawan peradangan).
- Polifenol dan asam fenolik (mencegah penyakit jantung dan kanker).
3. Meningkatkan Fungsi Otak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurma dapat membantu meningkatkan kesehatan otak.
Kandungan antioksidannya dapat membantu mengurangi peradangan yang berhubungan dengan penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.
4. Membantu Persalinan Alami
Kurma diketahui dapat membantu memperlancar proses persalinan.
Studi menunjukkan bahwa konsumsi kurma di bulan terakhir kehamilan dapat:
- Mempercepat pembukaan serviks.
- Mengurangi kebutuhan akan induksi persalinan.
- Memberikan energi yang cukup untuk proses melahirkan.
Peneliti menduga senyawa dalam kurma merangsang reseptor oksitosin, hormon yang berperan dalam kontraksi rahim selama persalinan.
Baca Juga: 5 Olahan Kurma Untuk Menu Buka Puasa
5. Menjaga Kesehatan Kulit
Kurma juga memiliki manfaat dalam perawatan kulit. Kandungan fitohormon dalam kurma memiliki efek anti-penuaan yang dapat mengurangi kerutan dan meningkatkan elastisitas kulit.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan krim dengan ekstrak biji kurma dapat membantu mengurangi ukuran dan kedalaman kerutan di sekitar mata.
Dengan berbagai manfaatnya, kurma bukan hanya sekadar camilan sehat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








