Akurat Logo

Kecelakaan Tragis 2 Pesawat Latih Angkatan Udara, 4 pilot Tewas

Fitra Iskandar | 24 Oktober 2026, 16:33 WIB
Kecelakaan Tragis 2 Pesawat Latih Angkatan Udara, 4 pilot Tewas
Pesawat latih. SF-260 - Wikipedia

AKURAT.CO Dua pesawat latih milik Angkatan Udara Filipina jatuh saat menjalani penerbangan latihan di Pangkalan Udara Fernando, yang terletak di provinsi Batangas, sebelah selatan ibu kota Manila. Empat pilot meninggal dunia. Menurut media setempat dan pernyataan resmi, kedua pesawat latih jenis SF-260 tersebut bertabrakan di udara, yang menyebabkan keduanya jatuh tepat di dalam area pangkalan udara.

Laporan mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa atau cedera lain di kalangan warga sipil maupun personel darat.

Keputusan untuk menghentikan sementara operasional armada dan memulai investigasi mendesak

Menyusul tragedi tersebut, pimpinan Angkatan Udara Filipina segera memutuskan untuk menghentikan sementara operasional seluruh armada pesawat latih SF-260 di semua pangkalan. Langkah ini akan tetap berlaku sampai selesainya investigasi menyeluruh mengenai kronologi tabrakan, serta faktor-faktor teknis maupun operasional yang mungkin menjadi penyebabnya.

Rekam jejak kecelakaan dan pentingnya pesawat ini bagi militer Filipina

Insiden tragis ini mengingatkan kembali pada serangkaian kecelakaan yang berulang kali melibatkan jenis pesawat ini di Filipina. Mei lalu, dua pilot tewas ketika pesawat serupa jatuh di wilayah pegunungan di bagian utara negara tersebut. Selain itu, kecelakaan yang melibatkan pesawat SF-260TP Marchetti pada tahun 2023 juga merenggut nyawa dua pilot lainnya.

Perlu dicatat bahwa militer Filipina mengandalkan model pesawat ini tidak hanya untuk pelatihan pilot, tetapi juga untuk melaksanakan misi tempur dan pengintaian. Operasi semacam itu mencakup serangan udara intensif yang dilakukan di kota Marawi pada tahun 2017 untuk melawan kelompok militan yang berafiliasi dengan Negara Islam (ISIS).

Sumber: Voiceofemirates

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.