Serangan Drone Hantam 2 Kapal di Dekat Bulgaria, Rusia Dituding Sebagai Pelaku
AKURAT.CO Serangan drone terhadap dua kapal dagang di lepas pantai Bulgaria, Laut Hitam, menyebabkan satu kapal tenggelam dan memicu ketegangan baru antara Rusia dan negara-negara Eropa. Perdana Menteri Bulgaria Rumen Radev mengatakan satu awak kapal berhasil diselamatkan dari kapal yang tenggelam, sementara seluruh 15 awak kapal lainnya yang menjadi sasaran serangan berbeda berhasil dievakuasi.
Insiden serangan drone di Laut Hitam tersebut terjadi di tengah meningkatnya serangan terhadap kapal komersial yang beroperasi di kawasan itu sejak perang Rusia-Ukraina berlangsung. Pemerintah Bulgaria mencurigai Rusia berada di balik serangan terbaru dan telah memanggil Duta Besar Rusia untuk Bulgaria, Eleonora Mitrofanova, guna membahas insiden tersebut.
Radev menegaskan serangan terhadap kapal dagang di dekat wilayah perairan Bulgaria merupakan tindakan yang tidak dapat diterima. Meski mengakui belum ada bukti konklusif untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab, ia menilai situasi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari NATO dan Uni Eropa.
Dua Kapal Dagang Diserang Drone di Lepas Pantai Bulgaria
Menurut Radev, salah satu kapal diserang sekitar 17 mil laut atau 31 kilometer di sebelah timur Krapets, Bulgaria. Kapal tersebut akhirnya tenggelam, sedangkan satu awak berhasil diselamatkan. Pemerintah Bulgaria belum mengungkapkan secara terperinci identitas kapal maupun seluruh awak yang berada di dalamnya.
Kapal kedua merupakan kapal milik Ukraina yang diserang tiga drone sekitar 18 mil laut dari kota Byala. Seluruh 15 awak kapal berhasil diselamatkan. Radev mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Chelsea 3, kapal berbendera Malta yang terdaftar di Odesa, Ukraina.
Lima awak Chelsea 3 dilaporkan mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis. Meski demikian, serangan terhadap kedua kapal kembali menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan pelayaran komersial di Laut Hitam.
Insiden terbaru ini terjadi sekitar sepekan setelah dua kapal komersial lainnya diserang drone laut dan udara di zona ekonomi eksklusif Bulgaria. Salah satu kapal bernama Alfa Watan dilaporkan tenggelam. Seluruh 10 awaknya, termasuk sembilan warga Suriah, diperkirakan tewas.
Bulgaria Panggil Duta Besar Rusia
Pemerintah Bulgaria menggelar pertemuan darurat pada Selasa untuk membahas serangan terhadap kapal dagang tersebut. Radev mengatakan dirinya telah memanggil Duta Besar Rusia Eleonora Mitrofanova dan akan berbicara dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.
Radev menyatakan belum ada bukti pasti yang menunjukkan pihak mana yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, ia menilai logika di balik insiden itu mengarah pada kemungkinan bahwa Rusia memperoleh keuntungan dari situasi yang terjadi.
Pernyataan tersebut muncul ketika Bulgaria, anggota NATO, menghadapi risiko keamanan yang meningkat akibat meluasnya dampak perang Rusia-Ukraina ke jalur pelayaran di Laut Hitam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






