China Bungkam soal Uji Coba Rudal Balistik Korea Utara, Resolusi PBB Jadi Sorotan

AKURAT.CO China memilih tidak memberikan komentar substantif terkait peluncuran rudal balistik Korea Utara ke arah Laut Timur atau Laut Jepang. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, hanya menyatakan Beijing telah mencermati laporan tersebut dan tidak memiliki komentar baru, meskipun uji coba rudal Korea Utara menjadi perhatian keamanan kawasan Asia Timur.
Sikap China terhadap uji coba rudal balistik Korea Utara kembali menjadi sorotan karena Beijing merupakan anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Resolusi Dewan Keamanan PBB melarang Korea Utara melakukan peluncuran yang menggunakan teknologi rudal balistik, tetapi pemerintah China dinilai semakin menghindari pernyataan langsung mengenai pelanggaran tersebut.
Sejumlah pengamat menilai perubahan sikap Beijing mungkin berkaitan dengan semakin eratnya hubungan China dan Korea Utara. Kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang pada 8–9 Juni disebut sebagai salah satu momen yang memunculkan spekulasi bahwa Beijing semakin berhati-hati dalam menanggapi provokasi militer Korea Utara.
China Hindari Komentar soal Peluncuran Rudal Korea Utara
Dalam konferensi pers rutin, Mao Ning menanggapi pertanyaan mengenai peluncuran rudal Korea Utara dengan mengatakan bahwa China telah mencermati laporan yang beredar dan tidak memiliki komentar baru.
Respons singkat tersebut mencerminkan sikap Beijing yang selama ini menghindari kritik langsung terhadap Pyongyang terkait uji coba rudal balistik. Padahal, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, China memiliki peran penting dalam penerapan resolusi internasional mengenai program rudal Korea Utara.
China sebelumnya turut mendukung pengesahan resolusi yang melarang Korea Utara melakukan peluncuran menggunakan teknologi rudal balistik. Namun, setelah berbagai peluncuran terjadi, Beijing cenderung tidak secara terbuka menyatakan apakah tindakan Pyongyang melanggar resolusi tersebut.
Saat Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada 26 Mei, China sempat menyebut adanya perbedaan pandangan di antara pihak-pihak terkait. Dalam pernyataan-pernyataan berikutnya, respons resmi Beijing dilaporkan semakin singkat.
Resolusi PBB Larang Uji Coba Rudal Balistik Korea Utara
Peluncuran rudal balistik Korea Utara dilarang melalui sejumlah resolusi Dewan Keamanan PBB, termasuk Resolusi 1718 dan 1874. Larangan tersebut mencakup peluncuran yang menggunakan teknologi rudal balistik.
Pengesahan resolusi Dewan Keamanan PBB membutuhkan dukungan yang memadai dari anggota dewan, termasuk tidak adanya veto dari lima anggota tetap, yakni Amerika Serikat, China, Rusia, Inggris, dan Prancis.
China sebelumnya mendukung resolusi tersebut. Karena itu, sikap Beijing yang kini cenderung menghindari penilaian langsung terhadap peluncuran rudal Korea Utara menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi pendekatannya terhadap sanksi dan keamanan internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







