Akurat Logo

Bom Rusia Hantam Halte Bus di Ukraina, 30 Orang Tewas dan Puluhan Terluka

Fitra Iskandar | 9 Oktober 2026, 07:12 WIB
Bom Rusia Hantam Halte Bus di Ukraina, 30 Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky - PA WIRE

AKURAT.CO Serangan bom berpemandu Rusia menghantam kawasan halte bus di Kota Kramatorsk, Ukraina timur, dan menewaskan 30 orang serta melukai sedikitnya 18 lainnya. Bom tersebut meledak di dekat bus-bus yang dipenuhi penumpang pada Kamis pagi, menurut keterangan otoritas setempat.

Serangan Rusia di Kramatorsk, wilayah Donetsk, itu membuat layanan transportasi umum di kawasan tersebut dihentikan. Kepala Administrasi Militer Kota Kramatorsk, Oleksandr Honcharenko, menuduh Rusia sengaja menjadikan warga sipil sebagai sasaran. Upaya penyelamatan korban juga terganggu oleh serangan lanjutan menggunakan drone kecil.

Serangan di Kramatorsk terjadi di tengah gelombang serangan Rusia ke berbagai wilayah Ukraina menjelang musim dingin. Sehari sebelumnya, serangan rudal di Kota Pryluky, Ukraina utara, menewaskan 22 orang, termasuk lima anak-anak, dan melukai sedikitnya 54 orang.

Korban Serangan Rudal di Pryluky Bertambah

Tim penyelamat masih mencari korban yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan tempat tinggal di Pryluky. Sejumlah penyintas bahkan terpaksa tidur di apartemen yang rusak berat karena tidak memiliki tempat tinggal alternatif.

Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband, yang mengunjungi Ukraina pada Kamis, mengecam serangan tersebut dan menyebut strategi Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai tindakan jahat.

Miliband menegaskan, serangan terhadap warga sipil dan bangunan sipil dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang berdasarkan hukum internasional. Dalam kunjungan itu, ia juga mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia yang menyasar perusahaan minyak, kapal tanker armada bayangan, serta rantai pasokan militer.

Zelensky Minta Dukungan Pertahanan NATO

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia kemungkinan meningkatkan serangan rudal dan drone setiap hari menjelang musim dingin. Ia meminta negara-negara anggota NATO memberikan dukungan pertahanan yang lebih konkret.

Zelensky menekankan pentingnya pasokan sistem pertahanan antirudal balistik, amunisi untuk pesawat tempur, serta investasi dalam teknologi pencegat drone dan rudal.

Sementara itu, perusahaan energi Ukraina DTEK menyatakan operator jaringan listrik nasional Ukrenergo telah memerintahkan pemadaman darurat di Kyiv. Pemadaman tersebut berbeda dari pemadaman bergilir yang sebelumnya dijadwalkan.

Pemerintah Ukraina juga kembali mengampanyekan persiapan menghadapi kemungkinan pemadaman listrik berkepanjangan. Warga diminta menyiapkan perlengkapan darurat, menyimpan air minum, dan menyediakan sumber listrik alternatif.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.