Akurat Logo

Turkiye Siapkan Pakta Pertahanan Mecca dengan Saudi dan Pakistan

Fitra Iskandar | 8 Oktober 2026, 22:35 WIB
Turkiye Siapkan Pakta Pertahanan Mecca dengan Saudi dan Pakistan

AKURAT.CO Turkiye telah menyelesaikan persiapan untuk mengajukan Mecca Joint Defence Agreement ke parlemen guna mendapatkan persetujuan. Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan menegaskan pakta pertahanan Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan tersebut bersifat defensif dan tidak memberikan kewenangan untuk melancarkan serangan militer.

Fidan mengatakan negara anggota wajib membantu jika salah satu pihak diserang. Namun, pakta pertahanan Mecca bukan perjanjian untuk melakukan serangan. Turkiye juga tidak dapat menggunakan pakta tersebut sebagai alasan untuk mengirim pasukan ke negara lain guna menjalankan operasi ofensif.

“Jika sebuah negara yang menjadi pihak dalam perjanjian diserang, Anda berdiri bersamanya untuk mempertahankan negara tersebut. Ini bukan perjanjian untuk menyerang,” kata Fidan di Ankara, Kamis.

Pakta Pertahanan Bersama

Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan membentuk kerangka pertahanan bersama di tengah meningkatnya ancaman keamanan terhadap Arab Saudi.

Ketiga negara telah sepakat bergerak menuju implementasi pakta setelah pertemuan darurat Komite Politik dan Pertahanan Strategis di Riyadh.

Mereka juga sepakat menyiapkan pasukan dan kemampuan militer serta memastikan pengerahan cepat ke Arab Saudi sesuai hukum nasional masing-masing negara.

Ketiga negara mengecam serangan terhadap Mecca dan Madinah, serta serangan terhadap kota dan fasilitas sipil maupun ekonomi Arab Saudi.

Masih Menunggu Persetujuan Parlemen

Fidan mengatakan pekerjaan yang diperlukan untuk mengajukan perjanjian tersebut ke parlemen Turkiye telah selesai. Pakta itu masih harus melewati proses hukum domestik sebelum berlaku di Turkiye.

Dalam pelaksanaannya, ketiga negara menekankan bahwa pakta tersebut merupakan mekanisme pertahanan kolektif, bukan instrumen untuk melakukan operasi militer ofensif di negara lain.

Implementasi pakta kini menjadi bagian dari upaya Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan memperkuat koordinasi pertahanan menghadapi berbagai ancaman keamanan di kawasan.

Sumber: Outlookindia

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.