Erdogan Sebut Turki Lakukan Revolusi Besar di Industri Pertahanan, Ekspor Tembus USD 6,3 Miliar

AKURAT.CO Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya tengah melakukan “revolusi total” di industri pertahanan. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri TEKNOFEST Southeast di Sanliurfa, Sabtu.
Erdogan mengatakan industri pertahanan Turki terus mencatat kemajuan. Pemerintah, menurut dia, akan mempertahankan pencapaian tersebut melalui pengembangan berbagai platform dan teknologi baru.
“Turki terus melanjutkan keberhasilan di industri pertahanan. Kami sedang melakukan revolusi total di bidang ini,” kata Erdogan.
Ia menambahkan, Turki juga membantu memenuhi kebutuhan pertahanan negara-negara sahabat ketika diminta.
“Kami juga memenuhi kebutuhan pertahanan negara-negara sahabat ketika mereka meminta. Kami percaya semakin kuat negara-negara sahabat kami, semakin kuat pula kami,” ujarnya.
Ekspor Pertahanan Turki Tembus USD 6,3 Miliar
Erdogan mengatakan Turki kini menjadi eksportir industri pertahanan terbesar ke-11 di dunia.
Menurut dia, posisi tersebut merupakan perubahan besar dibandingkan kondisi sebelumnya ketika Turki masih bergantung sekitar 80 persen pada sumber asing untuk memenuhi kebutuhan industri pertahanannya.
Pada Agustus 2026 saja, ekspor produk pertahanan dan kedirgantaraan Turki mencapai USD 511,4 juta.
Sementara itu, ekspor sektor pertahanan dan kedirgantaraan Turki sepanjang Januari hingga Agustus mencapai USD 6,3 miliar, meningkat 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Erdogan mengatakan pencapaian tersebut akan terus diperkuat melalui pengembangan platform baru dengan daya saing serta nilai tambah tinggi.
“Insyaallah, kami akan mencapai tingkat yang lebih tinggi. Kami akan semakin memperkuat pencapaian ini dengan rekor baru dan platform baru yang memiliki daya saing serta nilai tambah tinggi,” katanya.
Lebih dari 4.500 Perusahaan Terlibat
Erdogan mengatakan lebih dari 4.500 perusahaan dan 100.000 orang kini terlibat dalam berbagai proyek industri pertahanan yang berada di bawah koordinasi Presidensi Industri Pertahanan.
Proyek tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari udara, darat, laut hingga antariksa.
Perkembangan industri pertahanan menjadi bagian dari upaya Turki mengurangi ketergantungan terhadap produk asing sekaligus meningkatkan ekspor teknologi pertahanannya ke berbagai negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 6Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 7Sejarah Pekan Antariksa Dunia: Mengapa Diperingati 4–10 Oktober?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








