Akurat Logo

Trump Ancam Iran Akan Dihantam Keras Jika Terbukti Terlibat dalam Serangan Pesawat Flydubai

Fitra Iskandar | 2 Oktober 2026, 11:02 WIB
Trump Ancam Iran Akan Dihantam Keras Jika Terbukti Terlibat dalam Serangan Pesawat Flydubai
Presiden AS Donald Trump ancam serang Iran bila terbukti terlibat dalam upaya sabotase Flydubai

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran akan mendapat serangan "sangat keras" jika terbukti terkait dengan aksi kopilot yang diduga berusaha menjatuhkan pesawat Flydubai menuju Israel.

Pernyataan Trump disampaikan pada Kamis, 1 Oktober 2026, ketika penyelidik masih berusaha mengungkap motif kopilot yang diduga menikam kapten pesawat hingga penerbangan Flydubai tersebut kehilangan ketinggian secara drastis.

Pesawat yang membawa 182 orang, mayoritas warga Israel, itu akhirnya berhasil diselamatkan setelah penumpang dan kru lain masuk ke kokpit, melumpuhkan kopilot, serta membantu menstabilkan pesawat sebelum melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi.

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa pemerintah AS sedang menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara kopilot dan Iran.

"Kami sedang mengerjakannya sekarang," kata Trump ketika ditanya apakah dirinya telah mendapat informasi mengenai kemungkinan keterlibatan Teheran.

Ketika kembali ditanya apakah Amerika Serikat akan melakukan serangan terhadap Iran jika negara tersebut terbukti berada di balik insiden, Trump menjawab bahwa Iran akan "dihantam sangat keras".

Trump tidak menjelaskan dasar dugaan mengenai kemungkinan keterlibatan Iran tersebut.

Trump Sebut Iran Bisa Jadi Terlibat

Pernyataan Trump muncul ketika penyelidikan terhadap insiden pesawat Flydubai masih berlangsung.

Kopilot yang merupakan warga negara Oman diduga menyerang kapten Smit Machchhar saat pesawat dalam perjalanan dari Uni Emirat Arab menuju Tel Aviv.

Serangan tersebut menyebabkan pesawat Boeing 737 Max 8 turun dari ketinggian sekitar 33.000 kaki menjadi 17.000 kaki hanya dalam waktu sekitar satu menit, menurut data FlightRadar24.

Dalam kondisi tersebut, situasi di dalam pesawat berubah menjadi kacau. Sejumlah penumpang kemudian masuk ke kokpit setelah kapten berhasil membuka pintu dan membantu mereka menghadapi kopilot.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.