Qatar Kritik Demokrasi Israel di PBB, Singgung soal Diskualifikasi Sami Abu Shehadeh
AKURAT.CO Qatar menyoroti isu hak sosial dan demokrasi dalam rangkaian Sidang Umum PBB di New York, sekaligus melontarkan kritik terhadap sistem politik Israel. Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mempertanyakan klaim Israel sebagai negara demokratis dan mengkritik kebijakannya terhadap Palestina.
"Israel bukan negara demokratis di lingkungan yang bermusuhan, seperti yang diklaim para pemimpinnya, tetapi justru negara yang bermusuhan dengan lingkungannya," ujar Sheikh Tamim dalam pidatonya di PBB pada 22 September 2026.
Qatar juga mengangkat kasus politikus Arab Israel, Sami Abu Shehadeh, yang didiskualifikasi dari pencalonan dalam pemilu Knesset 27 Oktober 2026. Komite Pemilihan Umum Israel memutuskan dengan suara 31-4 untuk mendiskualifikasinya. Namun, keputusan tersebut belum final dan masih harus mendapat peninjauan Mahkamah Agung Israel.
Permohonan diskualifikasi diajukan dengan alasan Abu Shehadeh dianggap mendukung perjuangan bersenjata terhadap Israel. Abu Shehadeh membantah tuduhan tersebut dan menyatakan dirinya menentang perjuangan bersenjata.
Kasus tersebut mendapat sorotan media Qatar, termasuk Al Jazeera dan Al Araby. Abu Shehadeh menyebut keputusan itu sebagai upaya membatasi representasi politik masyarakat Arab Israel, sementara pihak yang mendukung diskualifikasi mendasarkan keputusan pada ketentuan hukum pemilu Israel.
Perdebatan mengenai kasus ini kemudian meluas menjadi diskusi tentang demokrasi Israel. Peneliti Andreas Krieg menilai kasus Abu Shehadeh mempertanyakan klaim Israel sebagai satu-satunya demokrasi di Timur Tengah. Sebaliknya, analis Israel Ariel Admoni menilai Qatar memanfaatkan dinamika politik domestik Israel untuk membangun narasi negatif terhadap negara tersebut.
Kasus Sami Abu Shehadeh masih menunggu proses hukum lebih lanjut di Mahkamah Agung Israel. Perkembangan ini sekaligus menjadi bagian dari persaingan narasi Qatar dan Israel mengenai demokrasi, hak politik, serta konflik Palestina.
Sumber: JPost
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







