Akurat Logo

Arab Saudi Cegat 6 Rudal Houthi, Menlu Peringatkan Ancaman ke Jalur Pelayaran Laut Merah

Fitra Iskandar | 25 September 2026, 09:28 WIB
Arab Saudi Cegat 6 Rudal Houthi, Menlu Peringatkan Ancaman ke Jalur Pelayaran Laut Merah
Ilustrasi bendera Arab Saudi - MA

AKURAT.CO Arab Saudi mencegat enam rudal balistik yang disebut diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman ke wilayah kerajaan pada Kamis, 24 September 2026. Di tengah eskalasi tersebut, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud memperingatkan bahwa ancaman Houthi tidak hanya menyasar negaranya, tetapi juga dapat berdampak pada keamanan jalur pelayaran internasional.

Pernyataan itu disampaikan Faisal di sela-sela Sidang Umum PBB di New York. Ia mengatakan Riyadh terus berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan negara-negara mitra untuk menghadapi ancaman terhadap wilayah Arab Saudi dan pelayaran komersial di Laut Merah.

“Ini bukan hanya tentang Arab Saudi,” kata Faisal dalam wawancara dengan Fox News Digital.

Menurutnya, ancaman terhadap Bab el-Mandeb, jalur strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, merupakan persoalan keamanan internasional.

Enam Rudal Houthi Dicegat

Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi untuk Yaman, Mayor Jenderal Turki al-Malki, mengatakan sistem pertahanan udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan enam rudal balistik.

Rudal-rudal tersebut disebut diarahkan ke wilayah Taif dan Yanbu di Arab Saudi bagian barat. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan akibat serangan tersebut.

Otoritas pertahanan sipil Saudi sebelumnya mengeluarkan peringatan bahaya di sejumlah wilayah, termasuk Jeddah, Yanbu, Tabuk, Makkah, dan Taif. Peringatan tersebut kemudian dinyatakan berakhir setelah situasi dianggap aman.

Di sisi lain, Houthi mengklaim telah meluncurkan serangan rudal dan drone ke apa yang mereka sebut sebagai “sasaran sensitif” di Riyadh serta fasilitas Saudi Aramco di Yanbu.

Namun, hingga laporan terbaru, tidak ada konfirmasi langsung dari pemerintah Arab Saudi mengenai klaim serangan terhadap Riyadh maupun kerusakan atau korban di Taif dan Yanbu.

Arab Saudi Minta Dukungan Internasional

Faisal mengatakan Arab Saudi mampu mempertahankan wilayahnya dan akan merespons serangan Houthi sesuai kebutuhan. Namun, menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan lebih luas dari masyarakat internasional.

“Fakta bahwa Houthi mengancam Bab el-Mandeb dan pelayaran internasional merupakan risiko terhadap keamanan dan stabilitas internasional,” kata Faisal.

Karena itu, ia menilai tanggung jawab menghadapi ancaman tersebut tidak hanya berada di tangan Arab Saudi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.