Bentrokan Houthi dan Pasukan Pemerintah pecah, Yaman di Ambang Perang Lagi

AKURAT.CO Yaman kembali berada di titik rawan setelah bentrokan antara kelompok Houthi yang didukung Iran dan pasukan pemerintah berlangsung sepanjang malam hingga Kamis, 13 Agustus 2026.
Pertempuran terbaru memicu kekhawatiran bahwa perang saudara Yaman yang sempat mereda sejak gencatan senjata 2022 dapat kembali meletus dalam skala besar. Jika terjadi, konflik tersebut berpotensi membuka front baru di tengah perang yang melibatkan Iran dan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Tentara Yaman Tewas dalam Bentrokan dengan Houthi
Sedikitnya seorang tentara pemerintah tewas dan seorang lainnya mengalami luka kritis dalam pertempuran dengan Houthi di Provinsi Taiz, menurut pejabat militer Yaman yang dikutip Associated Press.
Bentrokan tersebut merupakan bagian dari rangkaian serangan Houthi terhadap wilayah yang masih dikuasai pemerintah Yaman.
Militer Yaman menyebut puluhan pasukan pemerintah telah tewas sejak pekan lalu akibat meningkatnya serangan di sejumlah wilayah.
Situasi tersebut membuat kekhawatiran mengenai runtuhnya stabilitas yang relatif terjaga sejak gencatan senjata 2022 semakin besar.
Houthi Kembali Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
Di tengah meningkatnya pertempuran di Yaman, Houthi juga mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap kilang minyak milik Saudi Aramco di Jazan, Arab Saudi.
Pemerintah Arab Saudi belum memberikan komentar langsung mengenai laporan serangan tersebut.
Aksi itu terjadi hanya beberapa hari setelah Houthi dilaporkan meluncurkan drone ke fasilitas yang sama. Kementerian Energi Saudi sebelumnya mengatakan serangan tersebut memicu kebakaran, tetapi tidak menyebabkan korban jiwa.
Ancaman Houthi terhadap infrastruktur energi Saudi menambah kekhawatiran mengenai meluasnya dampak konflik Yaman terhadap jalur perdagangan dan energi di kawasan.
Konflik Yaman sendiri bermula pada 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Arab Saudi kemudian melakukan intervensi militer pada tahun berikutnya untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Bulan lalu, Houthi juga mengumumkan blokade terhadap pelayaran Saudi, sehingga meningkatkan ancaman terhadap salah satu jalur perdagangan penting di kawasan.
PBB: Risiko Perang Besar Yaman Kembali Terjadi
Utusan khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg memperingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa kondisi Yaman kini berada pada tingkat risiko yang sangat serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Prabowo: Dalam Dua Tahun Saya Berkali-kali Mau Disogok, Kita Tidak Gentar
- 10Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun







