Pakistan Tewaskan 10 Anggota Taliban dalam Dua Operasi Militer, Serangan ke Pos Keamanan Berhasil Digagalkan

AKURAT.CO Militer Pakistan mengumumkan berhasil menewaskan 10 anggota kelompok Taliban Pakistan (TTP) dalam dua operasi keamanan terpisah di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, wilayah barat laut Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan.
Operasi yang berlangsung pada Kamis (6/8) itu merupakan bagian dari kampanye militer berkelanjutan untuk memberantas kelompok militan dan mengamankan wilayah perbatasan yang selama ini menjadi basis aktivitas teroris.
Dalam pernyataan resminya pada Jumat (7/8), militer Pakistan menyebut seluruh militan yang tewas merupakan anggota Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), organisasi yang telah dinyatakan sebagai kelompok terlarang oleh pemerintah.
Serangan ke Pos Keamanan di Waziristan Selatan Digagalkan
Militer menjelaskan, bentrokan pertama terjadi di kawasan Azam Warsak, Distrik Waziristan Selatan, ketika sekelompok militan berusaha melancarkan serangan mendadak terhadap pos pemeriksaan pasukan keamanan.
Pasukan Pakistan berhasil menggagalkan serangan tersebut setelah terjadi baku tembak sengit. Dalam operasi itu, delapan anggota Taliban Pakistan tewas di lokasi kejadian.
Sementara bentrokan kedua berlangsung di wilayah Deir, ketika aparat keamanan kembali terlibat kontak senjata dengan kelompok militan. Operasi tersebut berakhir dengan tewasnya dua anggota TTP lainnya, sehingga total korban dari pihak militan mencapai 10 orang.
Senjata dan Bahan Peledak Disita
Selain melumpuhkan para militan, pasukan keamanan juga menyita sejumlah besar senjata api, amunisi, serta bahan peledak dari lokasi operasi.
Militer Pakistan menyatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan para militan yang tewas diduga terlibat dalam sejumlah aksi teror sebelumnya di kawasan tersebut.
Hingga kini, operasi penyisiran masih terus dilakukan untuk memburu anggota kelompok bersenjata lain yang diduga masih bersembunyi di wilayah sekitar.
Pihak militer menegaskan akan melanjutkan operasi kontra-terorisme hingga ancaman kelompok militan yang disebut mendapat dukungan dari pihak asing dapat diberantas sepenuhnya.
Juli Jadi Bulan Paling Berdarah di Pakistan Sepanjang 2026
Operasi militer ini berlangsung di tengah meningkatnya gelombang kekerasan di Pakistan sepanjang 2026.
Lembaga kajian Pakistan Institute for Conflict and Security Studies (PICS) melaporkan bahwa Juli menjadi bulan paling mematikan tahun ini akibat meningkatnya serangan teroris dan operasi kontra-terorisme.
Menurut data PICS, sedikitnya 205 orang tewas dalam berbagai insiden keamanan sepanjang Juli, termasuk 112 personel aparat keamanan yang gugur dalam serangan kelompok militan maupun bentrokan bersenjata.
Lonjakan korban jiwa tersebut mencerminkan memburuknya situasi keamanan di Pakistan, terutama di wilayah Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi pusat aktivitas kelompok ekstremis.
Pemerintah Pakistan terus meningkatkan operasi militer di daerah perbatasan untuk menekan aktivitas Taliban Pakistan dan kelompok bersenjata lainnya yang dinilai mengancam stabilitas nasional.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








