Iran: Kesepakatan Damai dengan AS Segera Tercapai, Selat Hormuz Akan Dibuka

AKURAT.CO Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik yang berlangsung sejak Februari 2026 semakin mendekati tahap final. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka setelah kesepakatan tersebut resmi tercapai.
Dikutip dari BBC, Sabtu (13/6/2026), Araghchi menyatakan bahwa kesepakatan damai yang sedang dirundingkan juga mencakup pencabutan blokade yang selama ini diberlakukan Amerika Serikat terhadap Iran.
"Selat Hormuz akan dibuka begitu kesepakatan tercapai," kata Araghchi.
Meski demikian, Iran menegaskan bahwa pembahasan mengenai program nuklir masih akan dilanjutkan pada tahap perundingan berikutnya dan belum menjadi bagian dari penyelesaian akhir yang sedang dibahas saat ini.
Sejumlah pejabat Amerika Serikat turut mengonfirmasi adanya kemajuan dalam proses negosiasi antara kedua negara. Mereka menyebut manfaat ekonomi yang akan diperoleh Iran nantinya bergantung pada sejauh mana Teheran memenuhi kewajiban yang telah disepakati bersama.
Baca Juga: Ketegangan AS-Iran Memanas, Militer Amerika Serang Fasilitas Radar Iran di Selat Hormuz
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran bermula pada 28 Februari 2026 ketika Washington bersama Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut memicu eskalasi besar di kawasan Timur Tengah dan berujung pada serangkaian aksi balasan dari pihak Iran.
Dalam konflik tersebut, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas akibat serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Peristiwa itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam perkembangan perang yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Pada April 2026, kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata. Namun setelah itu masih terjadi sejumlah serangan sporadis dari kedua belah pihak, termasuk dua rangkaian serangan balasan yang dilaporkan terjadi dalam pekan ini.
Meski belum ada pengumuman resmi mengenai penandatanganan perjanjian damai, pernyataan Iran dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa proses negosiasi telah memasuki tahap yang semakin maju.
Jika kesepakatan benar-benar tercapai, maka pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan akan membawa dampak besar terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah serta kelancaran perdagangan energi dunia.
Sementara itu, proses pembahasan lanjutan terkait program nuklir Iran masih akan menjadi agenda penting dalam hubungan kedua negara setelah kesepakatan damai utama berhasil diwujudkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








