Ukraina Gencar Lancarkan Serangan ke Wilayah Perbatasan Rusia, Putin Ganti Gubernur Belgorod dan Bryansk

AKURAT.CO Presiden Rusia Vladimir Putin mengganti gubernur dua wilayah perbatasan yang paling sering menjadi sasaran serangan balasan Ukraina, yakni Belgorod dan Bryansk.
Keputusan itu diumumkan Kremlin pada Rabu di tengah meningkatnya tekanan keamanan di wilayah perbatasan Rusia selama perang Ukraina yang kini memasuki tahun keempat.
Putin mencopot Gubernur Belgorod Vyacheslav Gladkov dan Gubernur Bryansk Alexander Bogomaz, yang selama ini memimpin kedua wilayah sejak awal operasi militer Rusia di Ukraina.
Sebagai pengganti, Kremlin menunjuk tokoh berlatar belakang militer dan pejabat yang memiliki pengalaman di wilayah pendudukan Rusia di Ukraina timur.
Untuk Belgorod, Putin menunjuk Jenderal Angkatan Darat Rusia Alexander Shuvayev sebagai kepala wilayah sementara.
Shuvayev diketahui telah bertempur di Ukraina sejak 2022 dan sebelumnya juga terlibat dalam operasi militer Rusia di Kaukasus Utara, Georgia, dan Suriah.
Ia juga merupakan kelahiran Belgorod dan lulusan program “Time of Heroes”, inisiatif Kremlin yang bertujuan menempatkan veteran perang Ukraina ke posisi penting pemerintahan Rusia.
Sementara itu, posisi kepala wilayah Bryansk kini diisi Yegor Kovalchuk, yang sebelumnya pernah bekerja dalam administrasi pendudukan Rusia di wilayah Lugansk, Ukraina timur.
Belgorod dan Bryansk merupakan dua wilayah Rusia yang berbatasan langsung dengan Ukraina dan berulang kali menjadi target serangan lintas batas sejak perang pecah.
Belgorod bahkan disebut sebagai salah satu wilayah Rusia yang paling terdampak serangan drone, artileri, dan infiltrasi pasukan Ukraina selama konflik berlangsung.
Mantan gubernur Belgorod, Gladkov, dikenal aktif melaporkan perkembangan serangan Ukraina hampir setiap hari dan disebut cukup populer di wilayah tersebut menurut media Rusia.
Pergantian pimpinan ini dipandang sebagai bagian dari langkah Kremlin memperkuat kontrol keamanan di kawasan perbatasan yang terus berada dalam tekanan akibat serangan balasan Kyiv.
Sumber: Kyivpost
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








