Presiden Prancis Emmanuel Macron Dikritik Usai Bentak Peserta Forum di Kenya, Dinilai Bersikap Seperti Penjajah

AKURAT.CO Presiden Prancis Emmanuel Macron menuai kritik setelah aksinya menghentikan diskusi dan membentak peserta forum di Kenya viral di media sosial.
Insiden itu terjadi dalam acara Africa Forward Summit pada Senin, sebuah forum yang bertujuan memperkuat citra baru Prancis sebagai mitra setara negara-negara Afrika, bukan lagi kekuatan kolonial lama.
Saat suasana forum mulai riuh, Macron tiba-tiba naik ke panggung, mengambil mikrofon, lalu meminta peserta diam.
“Jika kalian ingin tetap berada di sini, dengarkan orang-orang di atas panggung,” kata Macron di hadapan audiens.
Ia juga menegaskan dirinya ingin “mengembalikan ketertiban” dalam acara tersebut.
Namun tindakan Macron justru memicu gelombang kritik, terutama dari kalangan politikus dan warga Afrika yang menilai sikap Presiden Prancis itu arogan dan bernuansa kolonial.
Politikus partai kiri Prancis Danièle Obono menuding Macron masih menunjukkan mentalitas penjajah saat berada di Afrika.
“Begitu menginjakkan kaki di benua Afrika, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak bersikap seperti penjajah,” tulis Obono di media sosial X.
Kritik serupa juga datang dari mahasiswa sejarah asal Senegal, Thierno Mbaye, yang menyebut Macron terlihat seperti guru yang sedang memarahi murid-muridnya.
“Dia bertindak seperti seorang guru yang memarahi anak-anak,” ujar Mbaye kepada Associated Press.
Video momen Macron mengambil alih forum tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu perdebatan mengenai hubungan Prancis dengan negara-negara Afrika.
Dalam beberapa tahun terakhir, Prancis memang berupaya memperbaiki citranya di Afrika setelah menghadapi meningkatnya sentimen anti-Prancis di sejumlah negara bekas koloninya, terutama di kawasan Afrika Barat.
Sumber: Swedenherald
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara







