Duta Besar Rusia Sebut Inggris Terlibat Serangan Israel-AS ke Iran

AKURAT.CO Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, menuding Inggris tidak netral dalam konflik yang melibatkan Iran.
Ia menyebut London terlibat langsung setelah mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militernya untuk melancarkan serangan.
Menurut Kelin, langkah tersebut menunjukkan keterlibatan aktif Inggris, meski pemerintah di bawah Perdana Menteri Keir Starmer kerap menyatakan hanya memberikan dukungan terbatas dan mendorong jalur diplomasi.
“Membiarkan serangan diluncurkan dari wilayah mereka sama saja dengan ikut terlibat langsung,” ujar Kelin dalam pernyataannya, dikutip pada Minggu (5/4/2026).
Ia juga mengkritik narasi pemerintah Inggris yang dinilai menyesatkan publik terkait perannya dalam konflik tersebut.
Bahkan, Kelin menyebut langkah London berpotensi memperkeruh situasi dengan mendorong negara lain untuk bersikap konfrontatif terhadap Iran.
Baca Juga: Misa Paskah di Katedral Jakarta Dipadati Ribuan Umat, Seruan Jadi “Manusia Paskah” Menggema
Ketegangan meningkat setelah pada akhir Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran.
Serangan itu dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Awalnya, Washington dan Tel Aviv menyebut operasi militer itu sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman program nuklir Iran.
Namun, pernyataan lanjutan mengindikasikan adanya tujuan lebih jauh, yakni mendorong perubahan kekuasaan di Teheran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









